Bau Mulut pada Anak, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

BAU mulut pada anak? Ya, bau mulut bisa terjadi pada siapa saja. Entah orang dewasa, remaja atau anak-anak. Bahkan, balita pun bisa terkena. Yang penting Anda harus segera mengatasi dan menyembuhkan penyakit anak Anda.

Sebagai orang tua, Anda juga harus tahu apa penyebab bau mulut pada anak Anda. Apakah penyebabnya adalah masalah ringan atau serius. Kalau penyebabnya masalah serius, ya si kecil harus segera mendapatkan penanganan intensif.

Tujuannya supaya anak Anda bisa segera terbebas dari penyakit berat. Kanker misalnya. Bisa jadi, lo. Oleh karena, jika dari mulut anak Anda tercium bau tidak sedap, cari penyebabnya dan segera sembuhkan.

Jika dari usaha Anda tidak bisa sembuh, maka segera kunjungi dokter. Bisa ke dokter pribadi, dokter BPJS, dokter Puskesmas, rumah sakit atau lainnya.

7 Penyebab Bau Mulut pada Anak dan Cara Mengatasinya

Banyak penyebab bau mulut pada anak. Sebagian penyebab bau mulut atau halitosis bisa Bunda atasi. Tetapi ada juga yang harus Anda periksakan ke dokter. Berikut ini beberapa penyebab bau mulut pada anak dan sekaligus cara mengatasinya:

bau mulut pada anak

bau tahuuu… (foto:anakcerdas.info)

1. Bakteri pada gigi. Pada umumnya bau mulut anak terjadi karena adanya bakteri yang ada di gigi dan mulut. Bau tidak sedap berasal dari senyawa sulfur yang dilepaskan oleh bakteri. Bau mulut pada anak akibat bakteri ini biasanya tidak berlangsung lama dan tidak akan menimbulkan akibat serius.

2. Jarang menggosok gigi. Bisa juga bau mulut anak tidak sedap akibat kebersihan rongga mulut kurang baik. Biasanya kondisi ini terjadi pada anak yang tidak rajin menggosok gigi. Akibatnya, pada giginya ada plak yang bisa menyebabkan iritasi gusi dan kelainan pada rongga mulut.

Maka, ajarkan pada anak Anda untuk selalu menggosok gigi dua kali sehari. Ditambah melakukan flossing sekali sehari. Atau mengajari anak untuk selalu berkumur setelah selesai makan. Tujuannya untuk membersihkan sisa-sisa makanan di mulut, termasuk di sela-sela gigi.

Sikat gigi pun harus Anda ganti tiap 2 – 3 bulan. Itulah cara mengatasi bau mulut pada anak.

3. Kurang minum. Penyebab bau mulut yang lain adalah anak kurang minum. Anak selalu asyik bermain bersama teman, asyik menonton game di handphone, menonton TV dan lainnya sehingga lupa minum air putih.

Sering minum air putih diperlukan supaya tidak muncul bakteri dan rongga mulut pun selalu bersih. Biasakan anak Bunda sering minum air putih saat melakukan suatu aktivitas yang menguras energi.

Sering minum juga diperlukan untuk meningkatkan produksi air liur. Fungsi air liur untuk melembapkan mulut, menetralisir asam dari plak, dan membasuh sel-sel mati di lidah dan gusi. Sel-sel ini perlu dibasuh dengan air liur biar tidak terjadi bau mulut.

4. Tak pernah menyikat lidah. Anak juga perlu dibiasakan menyikat lidah biar lidahnya bersih dari bakteri yang bisa menyebabkan bau busuk. Kebanyakan bakteri justru berada di lidah, selain di gigi.

Untuk menyikat lidah ada sikat khusus. Bukan menggunakan sikat gigi biasa, yang justru bisa merusak lidah. Banyak toko online atau swalayan yang kini menjual sikat untuk lidah. Ada juga sikat gigi yang di belakangan dilengkapi dengan sikap lidah.

Bentuknya bergelombang atau bergerigi yang terbuat dari karet di bagian belakang sikat gigi.

5. Ada gigi berlubang. Ini juga bisa menyebabkan terjadinya bau mulut. Cara menghindari gigi berlubang adalah rajin menyikat gigi. Gigi berlubang biasanya terjadi akibat anak sering mengonsumsi gula-gula (permen), makanan bertepung dan minuman ringan. Lebih baik anak dilatih banyak mengonsumsi sayur dan buah.

6. Tingkatkan produksi air liur. Anal-anak, demikian pula orang dewasa dan orang tua, perlu mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan produksi air liur. Banyaknya air liur bisa mengatasi bau muluut tidak sedap di mulut.

Makanan yang bisa meningkatkan air liur antara lain nasi merah, jeruk, sayuran, buah, kacang-kacangan dan ikan. Sebaliknya, kurangi asupan gula (makanan minuman manis) pada anak.

Atau mengonsumsi permen mint bebas gula yang juga bisa meningkatkan produksi air liur.

7. Minum Obat Herbal Bau Mulut. Obat herbal juga bisa Anda pilih untuk menghilangkan atau mencegah bau tidak sedap di mulut. Obat herbal bau mulut  ini berupa kapsul dengan nama Fresmul. Obat herbal ini dibuat dari cengkih, sirih, serat pinang dan yang lainnya.

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Bau Ketiak dan Bau Badan dengan Obat Herbal

Obat herbal bau mulut ini antara lain Kapsul FresMUL – Solusi Untuk Bau Mulut; Enkasari Syrup 120 Ml – Obat Kumur, Obat Sariawan, Obat Penyegar Mulut; Listerine Original 500 Ml – Listerin, Obat Kumur, Anti Septik, Anti Bakteri, dsb.

Demikian artikel mengenai bau mulut pada anak yang bisa disajikan oleh tanpadiabetes.com. Semoga anak Anda selalu sehat dan tidak punya masalah bau mulut pada anak.