Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium Awal dan Cara Mengatasinya

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

MENGETAHUI ciri-ciri kanker serviks stadium awal sangat penting. Sebab, pada stadium ini, kanker serviks belum menyebar kemana-mana sehingga pengobatannya masih mudah. Banyak orang berhasil menyembuhkan penyakit kanker serviks yang dideritanya pada tahap ini.

Oleh karena itu, Anda, terutama kaum wanita, hendaknya berusaha mengetahui cici-ciri kanker serviks stadium awal dengan baik. Jika ciri-ciri kanker rahim ini muncul, Anda segera mengatasi dan mencegahnya dengan terapi tertentu sehingga kanker bisa disembuhkan atau dimatikan.

Anda pun akan bebas dari deraan penyakit kanker. Anda akan kembali sehat dan bisa beraktivitas layaknya orang sehat.

Tentu saja, perlu upaya sungguh-sungguh untuk mengenali ciri kanker serviks. Sebab, ciri-ciri atau gejala kanker serviks stadium awal jarang terlihat. Bahkan, sama sekali tidak ada tanda-tanda atau gejala sampai sel kankerĀ  menyebar ke mana-mana.

4 Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium Awal yang Perlu Anda Ketahui

Kanker serviks (kanker leher rahim), menurut alodokter.com adalah kanker yang terjadi pada sel-sel leher rahim yang terhubung ke vagina. Sebagian besar penyebab kanker ini adalah virus Hpv (Human papillomavirus). Yaitu, penyakit menular akibat hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan atau akibat kontak langsung kulit di daerah genital.

ciri-ciri kanker serviks stadium awal
(foto:obatalamipenyakit.com)

Pada stadium awal (stadium 1), sel kanker hanya menyerang bagian organ leher rahim atau serviks. Sel kanker belum menyebar ke mana-mana, termasuk belum menyebar ke kelenjar getah bening yang posisinya dekat dengan leher rahim. Itulah sebabnya, kanker ini juga disebut sebagai kanker leher rahim.

Dalam dunia kedokteran, kanker serviks stadium 1 masih dibagi menjadi stadium 1A (1A1 dan 1A2) dan 1B (1B1 dan 1B2). Pembagian 1A dan 1B untuk menggambarkan pergerakan pertumbuhan sel kanker.

Pada tahap 1B, sel kanker mulai bisa terlihat tanpa bantuan mikroskop. Sebab, ukuran sel kanker lebih besar, yakni sekitar 4 cm atau lebih besar lagi. Meskipun demikian, area serangan kanker masih berkutat di jaringan serviks.

Inilah sebabnya, ciri-ciri kanker serviks stadium awal belum muncul. Orang belum bisa mengenali tanda-tanda adanya kanker ini pada dirinya.

Meskipun sulit, Anda sebaiknya tetap mengetahui tanda-tanda atau ciri kanker serviks stadium awal (stadium 1) berikut ini, yaitu:

1. Pendarahan di Vagina di Luar Masa Haid

Pendarahan atau bercak darah pada vagina terjadi di luar masa haid (menstruasi). Artinya, ada darah keluar atau bercak darah di luar masa haid, sedikit atau banyak. Pendarahan umumnya terjadi setelah berhubungan seks.

Anda perlu mewaspadai kejadian seperti itu. Jangan-jangan ini adalah gejala kanker serviks stadium 1 (stadium awal). Tetapi, pendarahan juga bisa terjadi pada wanita menopause (lanjut usia). Untuk mengetahui pastinya, ya Anda harus periksa dokter.

2. Rasa Sakit atau Nyeri di Pinggul

Yang dimaksud dengan rasa sakit atau nyeri di pinggul adalah ketika Anda melakukan hubungan seksual. Bisa jadi itu adalah gejala awal dari kanker servik. Rasa nyeri bisa sangat tinggi hingga banyak wanita tidak tahan. Dimulai dari nyeri biasa, lalu naik, dan terus naik hingga sangat sakit. Tentu saja, jika Anda mengalami hal seperti itu harus segera periksa ke dokter.

3. Keputihan Berair dan Campur Darah

Ciri-ciri kanker servik stadium awal lainnya adalah keluarnya keputihan berair dan bercampur darah. Apalagi baunya busuk dan ada nanah. Warna keputihan bisa jernih atau kecokelatan. Segera kunjungi dokter.

4. Gejala Lanjutan

Setelah gejala atau ciri-ciri kanker serviks stadium awal muncul, maka akan segera diikuti gejala lain pertanda kanker. Misalnya kesulitan buang air kecil atau buang air besar, tubuh terasa lemah, kaki bengkak, dsb.

Cara Mengatasi Kanker Serviks dengan Pap Smear dan Vaksinasi HPV

Maka, mengetahui atau deteksi dini ciri-ciri kanker serviks stadium awal lebih sangat penting dilakukan oleh kaum wanita. Apalagi bagi Anda yang punya risiko tinggi terkena penyakit kanker rahim ini. Deteksi dini harus dilakukan. Dengan deteksi dini diharapkan Anda bisa mengatasi kanker serviks stadium awal sehingga tidak berkembang ke arah yang membahayakan kesehatan Anda.

Deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:

1. Melakukan pap smear secara periodik, setidaknya 3 tahun sekali untuk wanita usia 25 – 49 tahun. Wanita usia 50 – 64 tahun melakukan pap smear tiap tahun sekali.

Dengan pap smear, adanya sel tidak normal yang akan menyebabkan terjadinya kanker bisa diketahui. Dengan pengobatan yang cepat, sel kanker bisa dimatikan sehingga sel kanker serviks tidak akan berkembang.

Dengan pap smear, menurut dr Amadeo D. Basfiansa, hasilnya sangat akurat sehingga kita tidak perlu meragukannya. Bahkan, metode itu telah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan kepada para wanita usia reproduktif untuk rutin melakukan tes kanker dengan pap smear.

Tetapi, pap smear juga harus dilengkapi dengan pemeriksaan fisik dan penggalian riwayat kesehatan pasien dengan cermat. Dengan cara ini bisa dilakukan diagnosis yang tepat untuk mengatasi kanker servik.

Lakukan Vaksinasi HPV dan Hindari Seks Bebas

2. Melakukan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus). Tujuannya agar Anda tidak terjangkiti kanker serviks. Dari data, 90% kanker ini terjadi akibat infeksi HPV. Virus ini tidak hanya menyebar melalui hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan. Tetapi juga bisa melalui sentuhan lainnya.

Dengan pemeriksaan kanker serviks lebih dini, penyebaran kanker yang lebih parah bisa dihindari. Apalagi, jika pencegahan dilakukan sejak awal. Selain itu, cara mengatasi kanker ini bisa dilakukan dengan menghindari penyebab terjadinya penyakit kanker leher rahim ini.

3. Tidak melakukan hubungan seks bebas. Misalnya, menghindari hubungan seksual degan berganti-ganti pasangan atau pasangan tidak resmi. Selain itu, juga selalu mengonsumsi makanan sehat yang bisa menghindarkan Anda dari berjangkitnya virus kanker.

Melakukan hubungan intim di bawah usia 18 tahun juga bisa menjadi sebab terjadinya kanker serviks. Itulah sebabnya, UU Perkawinan juga mengatur batas usia pasangan yang ingin menikah. Tetapi jika sudah terlanjur menikah, ya hati-hati. Perhatikan jika ada gejala atau ciri-ciri kanker serviks stadium awal.

4. Lakukan pola hidup sehat dengan menghindari makanan yang bisa menyebabkan kanker. Antara lain menghindari makanan berlemak, makanan yang pengolahannya dibakar atau dipanggang, ikan asin, makanan menggunakan bahan kimia, dsb. Selengkapnya baca: Hindari Makanan Penyebab Kanker Serviks.

Selain itu, hindari merokok dan minum alkohol. Ini membuat Anda rentan kena kanker.

5. Mengonsumsi obat herbal kanker serviks. Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal kanker serviks untuk mengatasi atau menghindari penyakit kanker ini. Anda bisa beli obat herbal serviks di toko-toko online.

Beberapa contoh obat herbal kanker servik:

  • Obat Kanker Serviks, Kanker Rahim, Dinding Rahim, Kista, Kista Coklat, Kista Ovarium, Miom, Mioma Uteri Jelly Gamat Original 100% Asli. Harga Rp 185.000.
  • Obat Kanker Serviks de Nature Indonesia. Harga Rp 31.000.
  • Obat Kanker Serviks – Kanker Rahim – Kanker Ovarium Walatra Gamat Emas Kapsul. Harga Rp 305.000.
  • Obat Kanker Serviks, Kanker Prostats, Kanker Otak. Harga Rp 315.000
  • Obat Keputihan Alami Terlaris Majakani Kanza Terbaru / Mengobati Gatal di Miss V. Harga Rp 175.000.
  • Obat Kanker Serviks, Kanker Rahim, Dinding Rahim, Kista Alami, Kista. Harga Rp 165.000.
  • Ovarium, Miom, Kista Coklat Herbal Alami Walatra Bersih Wanita. Harga Rp 170.000.

Demikian artikel mengenai Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium Awal dan Cara Mengatasinya. Semoga Anda selalu sehat dan bebas dari kemungkinan terjangkiti kanker servik.