Kenali 10 Gejala Diabetes Kering dan Cara Mengobatinya

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

ANDA sebaiknya mengetahui gejala diabetes kering. Ini penting supaya Anda terhindar dari penyakit diabetes kering. Begitu tahu ada ciri-ciri atau gejala diabetes kering hinggap pada tubuh Anda, maka Anda harus segera mengatasinya.

Pada kenyataannya, banyak penderita diabetes yang terlambat mengetahui kondisi penyakitnya. Jumlahnya mencapai 30% lebih menurut data Kemenkes (Kementerian Kesehatan). Mereka selalu merasa sehat. Ketika tahu dirinya kena diabetes, penyakitnya ternyata telah lama menggerogoti kesehatannya.

Bahkan, ada yang penyakitnya sudah pada stadium berat, baru tahu bahwa dirinya kena penyakit diabetes. Ini terjadi, umumnya karena penderita tidak memahami gejala diabetes, termasuk ciri-ciri diabetes kering.

Atau memang penyakit diabetes yang dideritanya tidak menunjukkan gejala. Diabetes diketahui setelah dalam kondisi berat, stadium 3 misalnya.

Cara terbaik adalah Anda mengetahui gejala penyakit diabetes atau gula darah kering lebih awal. Begitu tahu ciri-ciri diabetes, Anda bisa langsung mengatasi atau mengobati sehingga penyakit diabetes kering (gula darah kering) bisa diatasi atau disembuhkan. Kadar gula darah normal lagi.

Daftar 10 Gejala Diabetes Kering dan Cara Mengatasi

gejala diabetes kering

Sesungguhnya istilah penyakit diabetes kering tidak dikenal di dunia kesehatan. Yang dikenal hanyalah diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Istilah diabetes kering hanya sebutan oleh masyarakat dengan melihat kondisi tubuh penderita. Misalnya, seseorang akan dikatakan menderita diabetes kering ketika tubuhnya makin kurus setelah terkena diabetes. Tubuh kurus kering yang membuat banyak orang menyebutnya kena diabetes kering.

Jika yang terjadi sebaliknya, yakni Anda dengan tubuh subur tetapi kena diabetes basah, maka disebutlah kena diabetes basah. .

Apa saja gejala penyakit diabetes kering? Cara apa yang paling baik untuk mengetahui ciri atau tanda-tanda diabetes kering?

Berikut ini ada 10 gejala atau ciri-ciri penyakit diabetes kering, yaitu:

1. Sering Merasa Haus (Dehidrasi) dan Lapar

Jika Anda merasa sering kehausan sehingga banyak minum, coba perhatikan. Jangan-jangan itu sebagai ciri-ciri diabetes kering. Tenggorokan selalu merasa kering dan ingin minum.

Sering merasa haus karena banyak cairan dalam tubuh terkuras untuk menghancurkan gula darah yang berlebih. Atau akibat adanya gula darah (glukosa) yang tinggi yang harus dibuang melalui buang air kecil.

Hal yang sama juga terjadi ketika Anda sering merasa lapar dan ingin makan lagi. Padahal, Anda belum lama telah makan. Anda patut mencurigai jangan-jangan itu tanda atau ciri penyakit diabetes kering. Cek gula darah Anda. Jika tinggi, turunkan dan obati sehingga kadar gula darah normal kembali alias Anda kembali sehat.

2. Kesemutan

Sering kesemutan juga bisa menjadi ciri-ciri terkena diabetes kering. Kesemutan atau neuropati, terutama terjadi di kaki dan tangan. Kesemutan bisa diakibatkan oleh sistem saraf yang rusak karena tingginya glukosa dalam tubuh. Kadar gula darah yang tinggi bisa membuat pembuluh darah kapiler rusak atau terganggu sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik. Cara terbaik, cegah jangan sampai gula darah sangat tinggi.

3. Sering Buang Air Kecil

Jika Anda sering buang air kecil, terutama di malam hari, bisa jadi itu adalah ciri-ciri diabetes. Biasanya kondisi ini terjadi akibat kadar gula darah (glukosa) yang sangat tinggi sehingga insulin dalam tubuh tidak bisa memproses semuanya menjadi energi dengan baik.

4. Mudah Lelah

Jika Anda mudah merasa lelah, hati-hati. Dulu, saya pernah merasa kondisi seperti itu. Ternyata, itu akibat kurang darah (penyakit anemia). Tetapi, mudah merasa lelah juga bisa terjadi akibat gula darah yang sangat tinggi sehingga insulin yang tersedia tidak bisa memproses semuanya. Akhirnya kelebihan gula darah menjadi gangguan kesehatan Anda.

5. Sering Merasa Tubuh Pegal

Tubuh sering merasa pegal-pegal juga bisa merupakan tanda diabetes kering. Tubuh pegal-pegal karena kurang minum (dehidrasi) sehingga otot menjadi kering dan akibatnya Anda merasa pegal-pegal di bagian tubuh. Apalagi, selain tubuh terasa pegal-pegal, Anda juga merasakan ciri diabetes lainnya pada tubuh Anda.

6. Penglihatan Menjadi Kabur

Penyakit diabetes bisa berdampak pada mata. Pandangan menjadi kabur. Tetangga saya yang menderita diabetes (gula darah) kian lama pandangan matanya menjadi kabur dan harus dioperasi. Kadar gula darahnya memang tinggi sampai 400an.

7. Berat Badan Terus Menurun (Kurus Kering)

Berat badan terus menurun atau kurus kering tanpa sebab yang jelas. Ya, tidak jelas karena sering makan akibat nafsu makan meningkat dan sering mudah merasa lapar. Jika di antara Anda ada yang mengalami seperti itu, hati-hati. Itu pertanda Anda menderita sakit diabetes kering.

8. Kaki Membesar atau Bengkak

Ciri-ciri atau gejala diabetes kering lainnya adalah kaki membesar atau ukurannya lebih besar dari sebelumnya. Tampak kaki seperti bengkak. Anda patut mencurigai perubahan ukuran kaki. Jangan-jangan itu adalah tanda sakit gula darah.

9. Punya Luka yang Sulit Sembuh

Penderita diabetes kering juga bisa ditandai dengan punya luka yang lama tidak sembuh. Luka sulit sembuh akibat kerusakan pembuluh darah. Ini membuat sirkulasi darah terganggu sehingga luka sulit sembuh.

Pengiriman oksigen dan nutrisi pun ke daerah luka terhambat. Bahkan, jaringan di sekitar luka ada yang akhirnya mati. Di sisi lain, kondisi fisik penderita makin kurus kering.

Ini yang membedakan antara gejala diabetes kering dan diabetes basah. Luka sama-sama sulit disembuhkan, tetapi kondisi tubuh tidak sama. Yang satu makin kurus yang lain tetap biasa, tampak gemuk.

Mengapa tubuh kurus kering? Karena insulin tak bisa membuat glukosa menjadi tenaga (energi). Yang terjadi justru tubuh bertambah kurus.

10. Mudah Emosi dan Sering Sesak Nafas

Karena kadar gula darah yang berfluktuasi (naik turun), penderita diabetes mudah emosi. Sebaiknya Anda selalu berusaha menahan diri dan menjauhi hal-hal yang membuat emosi.

Gejala diabetes kering lainnya adalah mudah sesak nafas. Ini akibat darah dipenuhi gula darah sehingga pengiriman oksigen dan nutrisi ke semua sel tubuh terganggu. Nafas lebih cepat untuk memenuhi oksigen.

Pentingnya Cek Gula Darah

Itulah beberapa ciri-ciri diabetes kering. Jika Anda merasakan sebagian dari gejala diabetes kering tersebut, Anda hendaknya segera periksa dokter. Atau cek gula darah ke laboratorium sehingga diketahui berapa kadar gula darah Anda. Misalnya, rendah, normal, pra-diabetes, atau gula darah tinggi.

Jika hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar gula darah Anda tinggi, ya Anda harus segera mengobati sehingga diabetes kering Anda sembuh. Kadar gula darah bisa turun. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, ya, Anda harus masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan intensif.

Anda sebaiknya cek gula darah di laboratorium secara periodik. Misalnya 3 – 4 tahun sekali, tergantung kondisi kesehatan Anda. Jika hasilnya menunjukkan Anda menderita atau kemungkinan bisa menderita diabetes, Anda bisa segera mengobati dan menurunkan kadar gula darah Anda.

Ada beberapa cara mengobati diabetes kering. Anda bisa mengobatinya dengan obat resep dokter, dengan herbal diabetes atau mengobati diabetes kering dengan obat tradisional/alami. Anda juga bisa mengonsumsi makanan penurun gula darah.

Jika punya alat tes gula darah digital, Anda bisa mengukur gula darah sendiri. Dengan cara itu, Anda bisa mencegah sakit diabetes atau mengetahui hasil pengobatan diabetes, baik diabetes kering atau diabetes basah.