Terima Kasih untuk Berbagi

GEJALA diabetes sering tidak terasakan. Banyak orang sudah beberapa bulan kena penyakit diabetes melitus, tetapi mereka tidak merasakan apa-apa. Tidak merasa dirinya mulai kena diabetes.

Karena merasa sehat, mereka banyak makan manis-manis. Minum teh, kalau tidak manis tidak mau. Minum jus harus manis. Bikin cemilan harus manis. Pokoknya harus serba manis.

Jika sekarang ini diri Anda seperti itu, hati-hati. Cara hidup seperti itu bisa membuat Anda mudah kena penyakit diabetes atau kencing manis. Makanan dan minuman manis adalah salah satu sumber terjadinya penyakit diabetes.

Makanan manis, makanan berlemak sesungguhnya merupakan makanan pantangan bagi penderita diabetes. Atau, makanan penyebab diabetes, yang semuanya ada 24 jenis makanan.

Data dari Federasi Diabetes Internasional menyebutkan bahwa 50% penderita diabetes tidak menyadari bahwa dirinya kena diabetes. Mereka tahu dirinya kena diabetes setelah penyakitnya parah.

Punya luka yang tidak sembuh-sembuh, misalnya. Lalu periksa dokter dan dokter mengecek gula darahnya. Ternyata, luka tak bisa sembuh akibat si pasien kena penyakit diabetes. Di situlah pasien baru tahu dirinya kena diabetes.

Penderita penyakit diabetes di Indonesia diperkirakan per tahun 8 juta sampai 10 juta orang. Indonesia termasuk salah satu negara yang jumlah penduduknya kena diabetes cukup besar. Termasuk salah satu dari 8 negara di dunia yang penderita diabetesnya cukup besar.

Ya, Anda perlu hati-hati mengonsumsi makanan penyebab diabetes. Kenali gejala diabetes biar Anda bisa terhindar dari penyakit diabetes.

90 – 95% Penderita Diabetes Diakibatkan oleh Makanan yang Dikonsumsi

gejala diabetesgatal-gatal bisa jadi akibat dari diabetes (foto:ordinace.cz)

Apakah penyakit diabetes itu? Penyakit diabetes terjadi akibat gula darah yang tinggi sehingga insulin tidak mampu mengalirkannya ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi.

Banyak faktor yang menyebabkan insulin yang dihasilkan oleh pankreas tidak mampu mengangkut semua gula (glukosa) untuk diubah menjadi energi sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu penyebabnya karena insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak cukup untuk mengangkut semua glukosa yang dihasilkan oleh makanan yang Anda konsumsi.

Sebagian besar insulin yang tersedia habis dihisap oleh sel-sel lemak akibat gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Tentu saja, jika kondisi seperti itu tidak dibaiki, yakni jumlah glukosa yang tidak bisa diproses oleh insulin makin banyak, maka yang terjadi kemudian adalah munculnya penyakit diabetes. Penumpukan gula darah adalah pemicunya.

Ada dua jenis penyakit diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Penyakit diabetes yang banyak terjadi dalam masyarakat sekarang adalah diabetes tipe 2.

Penyakit diabetes jenis ini dinamakan diabetes melitus tanpa bergantung pada insulin (Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus).

Jumlah penderita diabetes tipe 2 ini mencapai 90 – 95% dari seluruh penderita penyakit diabetes. Penderita terdiri dari orang dewasa usia 30 tahun ke atas.

Jika Anda ingin bebas dari penyakit diabetes, ya Anda sejak sekarang harus memperbaiki pola hidup dan pola makan. Anda harus menjalani cara hidup dan cara makan yang sehat. Selain itu, kenali gejala atau ciri-ciri diabetes.

Tiga Penyebab Terjadinya Penyakit Diabetes Tipe 2

Secara lengkap, ada tiga penyebab diabetes tipe 2. Ini sangat penting untuk Anda ketahui supaya Anda bisa mencegah penyakit diabetes jenis ini menghinggapi diri Anda. Mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Apa saja ketiga penyebab penyakit diabetes tipe 2?

1. Penyakit Akibat Keturunan

Misalnya punya orang tua atau saudara sekandung yang menderita penyakit diabetes. Solusinya, ya Anda hindari konsumsi makanan dan minuman yang bisa menyebabkan sakit diabetes. Misalnya menghindari konsumsi makanan minuman yang banyak gula, banyak lemak, dsb.

2. Pola Hidup dan Pola Makan Tidak Sehat

Penyebab diabetes lainnya adalah makanan yang tidak sehat. Anda harus mengurangi atau membatasi konsumsinya. Misalnya makanan minuman tinggi gula. Anda sebaiknya mengonsumsi makanan minuman yang rendah gula. Atau takaran gulanya sedang-sedang saja.

Makanan banyak lemak, misalnya makanan cepat saji atau fast food. Anda tetap boleh mengonsumsinya, tetapi harus dibatasi dan jangan berlebihan. Berapa batasnya? Ya, sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

3. Makanan-Minuman Mengandung Kolesterol Tinggi

Makanan atau minuman dengan kandungan kolesterol tinggi juga harus Anda hindari. Mengonsumsi banyak dan tiap hari makanan dan minuman ini bisa membuat Anda terkena penyakit diabetes.

Makanan tinggi kolesterol, misalnya, otak sapi, kuning telur, telur ikan, minyak ikan, daging kijang, telur ayam, ginjal domba/kambing, hati babi, mentega cair, mentega, kerang tiram, lobster, dsb.

4. Tidak Pernah Olahraga Penyebab Diabetes

Tidak pernah atau jarang olahraga bisa membuat seseorang mudah dihinggapi penyakit, termasuk penyakit diabetes. Olahraga yang penting Anda lakukan untuk menghindari diabetes antara lain jogging, senam, jalan kaki, bersepeda, dsb. Olahraga ini bisa merangsang produksi enzim tertentu untuk melawan kolesterol jahat.

5. Berat Badan Berlebih atau Kegemukan

Jika berat badan Anda melebihi ukuran ideal, ya Anda harus menurunkannya. Kegemukan bisa membuat seseorang mudah kena penyakit, termasuk penyakit darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dsb.

Jika sekarang berat badan Anda melebihi angka normal (gemuk), ya Anda harus menurunkannya. Tujuannya supaya Anda terhindar dari penyakit diabetes atau penyakit lain dan selalu sehat.

Diabetes Tipe 1 Menyerang Penderita Usia dibawah 30 Tahun

Berbeda dengan penyakit diabetes tipe 2, maka diabetes tipe 1 lebih banyak menyerang anak-anak dan remaja usia dibawah 30 tahun. Penyebab diabetes tipe ini adalah keterbatasan kemampuan pangkreas menghasilkan insulin.

Penyebab terjadinya diabetes tipe 1 ini adalah:

1. Faktor keturunan

Jika ada salah satu orang tua mengalami penyakit diabetes tipe 1, maka anaknya berisiko kena penyakit yang sama. Solusinya, ya mencegah penyakit diabetes dengan cara menjalani hidup sehat dan makan sehat.

2. Autoimunitas

Tubuh Anda alergi terhadap salah satu jaringan atau jenis sel di pankreas. Hasilnya, tubuh tak mampu menghasilkan insulin akibat sistem kekebalan tubuh yang menghancurkan sel-sel pembentuk insulin.

3. Adanya virus dan zat kimia di Pankreas

Adanya dua gangguan di Pankreas bisa menyebabkan proses pembuatan insulin terhambat. Makin banyak kerusakan di pankreas, maka seseorang bisa terkena diabetes. Untuk memenuhi kebutuhan insulin sehingga glukosa dalam darah bisa diproses menjadi energi, maka dilakukan suntik insulin.

23 Gejala Penyakit Diabetes yang Harus Anda Kenali

Gejala diabetes tidak selalu mudah dikenali. Tetapi, bisa jadi bukan tidak mudah dikenali tetapi Anda kurang menyadari. Sebab, gejala suatu penyakit bisa sama dengan penyakit lain.

Misalnya, sakit kepala. Bisa sebagai gejala darah tinggi, gejala kolesterol, migrain, diabetes, dsb. Ini yang membuat kebanyakan orang tidak peka atas gejala suatu penyakit.

Misalnya, gejala tengkuk kencang dan sakit kepala. “Ah, ini sakit biasa. Cuma kepala pusing,” jawab seseorang ketika ditanya tentang sakit yang dideritanya.

Ternyata, ketika diperiksa dokter dan cek laboratorium, ia menderita kolesterol tinggi hingga 285 mg/dl. Jelas, ini sakit kolesterol sudah agak lama tetapi tidak dipedulikan.

Karena kolesterolnya sangat tinggi, ketika jantungnya dicek, ternyata dia juga menderita sakit jantung. Jantung sakit akibat kolesterol tingginya tidak segera diobati. Penyakitnya pun berkembang.

Kolesterol yang tidak diobati atau diturunkan bisa membuat penderitanya kena sakit jantung.

Oleh karena itu cermati apa saja kejadian atau gejala penyakit pada tubuh Anda. Kalau ada kelainan, tengkuk beberapa kali sakit, kepala beberapa kali sakit, flu tak kunjung sembuh, ya periksakan ke dokter biar dicek penyakit yang sebenarnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk penyakit diabetes. Anda harus selalu peka terhadap kemungkinan ada gejala atau ciri-ciri diabetes dan segera cek ke dokter atau menggunakan alat tes gula darah digital milik sendiri.

Dengan mengetahui kondisi diabetes sejak dini, Anda bisa segera mengobatinya sehingga tidak berkembang luas. Apalagi, punya penyakit diabetes hingga akhirnya anggota badannya harus diamputasi (dipotong) biar penyakitnya tak meluas ke anggota tubuh lain. Ada 15 tips mencegah penyakit diabetes yang bisa Anda lakukan.

Ke-23 gejala atau ciri penyakit diabetes adalah:

1. Sering merasa haus

Rasa haus timbul akibat sering buang air kecil.

2. Sering buang air kecil, terutama di malam hari.

Ini terjadi akibat lolosnya gula darah dari proses penyaringan di ginjal disebabkan oleh tingginya kadar gula darah dalam tubuh.

3. Rasa lapar yang ekstrem.

Ini terjadi akibat tubuh mengubah makanan menjadi gula darah secara cepat. Di sisi lain, pankreas yang akan membawa gula darah pada sel-sel untuk dijadikan energi tak mencukupi. Ini membut Anda mudah merasa lapar.

4. Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.

Ini akibat tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup akibat insulin akibat tidak tersedianya insulin yang cukup.

5. Berkurangnya massa otot.

Terutama pada penderita diabetes usia lanjut. Meskipun usia mudah juga bisa kena. Tetapi, terbanyak adalah kalangan usia lanjut. Berkurangnya massa otot pada kaki bisa menyebabkan kekuatan kaki menurun. Melemahnya otot kaki bisa 13% dalam tiga tahun.

6. Terdapat keton dalam air seni.

Keton adalah produk sampingan dari metabolisme otot dan lemak yang terjadi ketika produksi insulin tidak cukup.

7. Mudah merasa lelah.

Ini terjadinya akibat kurangnya energi karena ketidakmampuan insulin memproses gula darah untuk dikirim ke sel-sel tubuh dan diubah menjadi energi.

8. Penglihatan atau pandangan yang kabur.

Seringnya buang air kecil menyebabkan perubahan pada cairan dalam tubuh. Bahkan, juga mempengaruhi lensa mata yang bengkak dan pandangan kabur.

9. Punya luka yang sulit disembuhkan.

Ini terjadi akibat hormon insulin tidak berfungsi dengan baik. Maka, kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga proses penyembuhan luka dalam tubuh menjadi sulit atau lebih lama.

10. Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.

Ya, ini sama dengan infeksi yang terjadi di payudara bagian bawah. Infeksi ini terjadi karena jamur yang berkembang. Bahkan, kulit tubuh juga menjadi lebih kering. Pertanda kadar gula dalam darah cukup tinggi.

11. Sering mengantuk atau ingin tidur

Mengantuk saat bekerja? Ya, hati-hati. Kalau tidak ada sesuatu sebab Anda mudah mengantuk, jangan-hangan itu ciri diabetes. Iyu kata dokter RS Pondok Indah dr Wismandari Wisnu SpPD KEMD, ahli penyakit diabetes melitus.

12. Ketika tidur sering mendengkur

Mendengkur (ngorok) juga bisa merupakan tanda terkena diabetes. Ini terjadi karena mereka mengalami gangguan pernapasan ketika tidur. Tentu saja, tidak semua orang tidur mendengkur akibat diabetes. Tetapi, hal itu perlu diwaspadai dan cocok dengan gejala lainnya. Pastinya, ya cek darah.

13. Pendengaran terganggu

Penelitian di Jepang justru menunjukkan penderita diabetes usia muda 2 kali lipat mengalami gangguan pendengaran. Diperkirakan pembuluh darah dalam telinga rusak akibat kadar gula darah yang tinggi.

14. Gusi bengkak dan berdarah

Penderita diabetes juga bisa mengalami gusi berdarah. Penyebabnya, peningkatan glukosa pada cairan gusi dan darah, kekurangan sel darah putih polimorfonuklear, peningkatan aktivitas kolagen dan penurunan sintesis kolagen.

15. Sering atau mudah berkeringat

Adakalanya penderita diabetes sering berkeringat berlebihan.

16. Denyut jantung yang cepat.

Denyut jantung juga pertanda Anda kena diabetes. Sebab, diabetes yang tidak dikontol atau diobati bisa menyebabkan penyakit jantung.

17. Sakit kepala.

Ini sama denfan gejala diabetes cepat merasa lelah. Penyebabnya karena kurang energi akibat rendahnya insulin yang bisa memproses kadar gula darah menjadi energi melalui sel-sel tubuh.

18. Emosi tidak stabil.

Ini terjadi karena Anda mudah merasa lapar dan lelah. Anda pun mudah tersinggung.

19. Bau mulut yang manis.

Ini pertanda kadar keton dalam tubuh sangat tinggi. Ini membuat Anda tidak nyaman, nafsu makan menurun dan badan menjadi lemah.

20. Infeksi di bawah payudara.

Ini ditandai dengan rasa gatal yang tinggi sehingga Anda tidak tahan untuk menggaruknya. Ketika digaruk bisa terjadi infeksi.

21. Sering sakit perut.

Bentuknya bisa diare, mual atau rasa tak nyaman lain. Jika Anda merasakan gejala seperti itu, bisa jadi itu adalah ciri-ciri diabetes. Segera periksakan ke dokter untuk memastikan apa penyebabnya. Jangan dianggap sepele.

22. Sering mengalami rasa gatal dan infeksi jamur di sekitar vagina atau penis.

Penyebabnya adalah jamur candida.

23. Sering merasa bingung karena kurang konsentrasi.

Ini terjadi akibat Anda tidak cukup mendapat energi dan pembakaran lemak berlebihan.

Jika Anda merasakan beberapa gejala seperti disebutkan di atas, Anda coba periksa dokter. Minta dicek apakah Anda menderita sakit diabetes. Dengan cara itu, Anda bisa memastikan apakah gejala yang Anda rasakan itu merupakan gejala penyakit diabetes atau akibat sakit lain.

Jika gejala itu sebagai tanda atau ciri-ciri diabetes, maka Anda harus segera melakukan penyembuhan, termasuk mengonsumsi obat, baik obat herbal diabetes, obat resep dokter atau obat diabetes alami/tradisional. Jika dari pemeriksaan dipastikan bukan akibat sakit diabetes, dokter akan memberikan solusi.

Yang jelas, dengan pemeriksaan dokter, Anda bisa mencegah terjadinya sakit diabetes lebih parah. Jangan biarkan penyakit apa pun, apalagi diabetes, menggerogoti kesehatan Anda. Jalani cara hidup sehat dengan menghindari makanan minuman penyebab diabetes, rutin melakukan olahraga, cek kadar gula darah di laboratorium secara periodik, dan minum obat diabetes.

Semoga Anda selalu sehat dan bebas dari penyakit diabetes.