Kadar Gula Darah Normal dan 20 Cara Mempertahankannya

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

KADAR gula darah normal harus selalu Anda pertahankan. Jika tidak dipertahankan, Anda bisa kena penyakit diabetes atau kencing manis. Diabetes termasuk penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat kita.

Data International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa penderita diabetes di Indonesia pada tahun 2014 mencapai sekitar 10 juta orang. Dari mereka itu, 2/3 (dua pertiga) tidak tahu bahwa dirinya terkena diabetes. Mereka baru tahu setelah berobat ke puskesmas atau instansi kesehatan lainnya.

Sungguh, kondisi itu sangat memprihatinkan. Banyak orang terkena diabetes tetapi tidak pernah merasa tubuhnya digerogoti oleh penyakit diabetes. Mereka baru tahu setelah sakitnya parah dan berobat ke dokter.

Saat dicek, ternyata pasien itu menderita penyakit diabetes yang sudah berlangsung cukup lama.

Dua tetangga saya juga penderita diabetes. Seorang di antaranya bercerita bahwa mulanya ia juga tidak tahu dirinya kena diabetes. Ia mengetahui dirinya kena diabetes saat periksa dokter untuk mengobati luka di kakinya.

Saat dicek di laboratorium, ternyata dia dinyatakan menderita diabetes. Di situlah dia baru tahu dirinya kena diabetes. Tentu saja, pengobatannya tidak mudah. Apalagi dia sulit untuk mengatur cara makan. Ini membuat pengobatannya berjalan sangat lamban.

Bahkan, dia akhirnya dipanggil Tuhan setelah belasan tahun menderita penyakit gula darah tinggi atau diabetes. Ini terjadi karena dia tidak mampu mengendalikan kadar gula darahnya agar bisa kembali normal.

Daftar Lengkap 20 Cara Mempertahankan Kadar Gula Darah Normal

kadar gula darah normaldari:glucoblog.com

Pertanyaannya, bagaimana cara mempertahankan kadar gula darah normal? Ada banyak cara bisa Anda lakukan supaya gula darah Anda tetap normal. Jika naik, harus segera diturunkan supaya kembali posisi gula darah normal.

Berikut ini adalah ukuran tentang kadar gula darah normal pada tubuh:

  • Sebelum makan: 70 – 130 mg/dL.
  • Dua jam setelah makan: 70 – 140 mg/dL.
  • Ketika tidak makan (puasa) setidaknya selama 8 jam: 70 – 100 mg/dL.
  • Menjelang tidur: 100 – 140 mg/dL.

Jika sekarang belum tahu berapa kadar gula darah Anda, maka Anda perlu segera mengeceknya. Jika Anda sudah kena diabetes, sebaiknya punya alat cek gula darah sendiri. Ada 9 alat tes gula darah yang murah tetapi praktis penggunaannya. Anda bisa memilih satu di antaranya.

Harganya bisa dipilih. Yang murah, sedang atau yang mahal. Yang murah sekitar Rp 100.000-an. Cara menggunakannya juga mudah. Tetapi, manfaatnya sangat besar. Membantu mengetahui perkembangan kadar gula darah Anda kapan saja.

20 Cara Membuat Kadar Gula Darah selalu Normal, yaitu:

1. Pantau kondisi kadar gula darah. Anda harus tahu berapa gula darah Anda. Yang masih sehat bisa periksa laboratorium kesehatan dua tahun sekali. Jika sudah kena diabetes, sering periksa supaya Anda bisa mengambil langkah-langkah penting untuk menurunkannya sampai menjadi kadar gula darah normal.

2. Rajin berolahraga. Penting untuk penderita diabetes. Tetapi, sebelum mulai olahraga, lakukan dulu peregangan sebagai pemanasan. Setelah pemanasan cukup, baru berolahraga sungguhan. Bisa aerobik, angkat beban, jogging, dsb. Waktunya bisa dipilih mana yang terasa efektif, 15 menit, 30 menit atau 1 jam.

3. Turunkan berat badan. Banyak cara bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan. Yang jelas, kegemukan rawan menyebabkan sakit diabetes. Jika sudah kena diabetes, turunkan berat badan Anda sehingga penurunan gula darah efektif. Banyak penelitian menunjukkan hasil seperti itu.

4. Mengonsumsi karbohidrat harus dibatasi. Makanan berkarbohidrat tinggi, misalnya, makanan minuman yang sangat manis, jus buah, susu, kentang goreng, dsb. Anda bisa ganti dengan gula rendah kalori. Anda bisa menemukan produk-produk rendah kalori dengan baca labelnya di kemasan.

5. Makan harus tepat waktu, termasuk harus sarapan tiap hari. Anda perlu membuat jadwal makan dan patuhilah jadwal itu. Tujuannya supaya Anda tidak terlalu lapar. Kalau terlalu lapar, nanti makannya dalam porsi besar. Ini bahaya. Apalagi jika Anda berbadan gemuk. Risiko penyakit diabetes yang tidak disembuhkan dengan sungguh-sungguh bisa berisiko kena stroke dan sakit jantung.

Hindari Stres, Konsumsi Makanan Minuman Manis dan Gorengan

6. Jangan stres, sebab stres bisa menguras energi. Baik stres fisik ataupun stres mental. Ketika terjadi stres, maka kadar gula darah juga naik. Tentu saja, tingakt stres tiap orang tidak sehinggadampaknya terhadap peningkatan gula darah juga berbeda-beda.

Sebaiknya atasi stres Anda dengan kegiatan fisik, yoga, jalan-jalan, tidur, meditasi, dsb. Dalam Islam, orang sedang tres dianjurkan untuk berwudlu, atau berwudlu dan shalat sunnah, membaca Al Quran, dzikir, dsb. Mungkin agama lain juga ada ajaran mengatasi stres

7. Hindari konsumsi makanan minuman manis  Makanan minuman manis adalah sumber utama terjadinya sakit diabetes. Baik Anda yang masih sehat, apalagi sudah kena diabetes, harus selalu menghindari makanan minuman yang terlalu manis. Kalau tidak manis, mereka tidak mau mengonsumsinya. Cara makan seperti itu berisiko kena sakit diabetes. Ya, boleh mengonsumsi yang manis-manis, tetapi jangan berlebihan. Batasi jumlah atau volumenya.

8. Hindari aneka gorengan. Anda penggemar makanan gorengan? Hati-hati. Makanan itu bisa menyebabkan Anda kena diabetes. Jika sekarang Anda sudah kena diabetes, hindari mengonsumsi aneka gorengan. Rajin mengonsumsi aneka gorengan bisa menyebabkan Anda kena diabetes melitus, stroke, kolesterol tinggi dan darah tinggi. Aneka gorengan adalah makanan rendah serat tetapi tinggi lemak sehingga bisa menyebabkan Anda kena penyakit diabetes.

9. Batasi asupan sodium, MSG, garam, kecap, dan air garam yang banyak sodiumnya. Sodium atau garam dapur sebenarnya juga diperlukan oleh tubuh. Tetapi, jika mengonsumsinya berlebihan, juga bisa menimbulkan penyakit baru seperti darah tinggi, kolesterol ataupun diabetes. Maka, batasi asupan sodium biar  Anda tetap sehat dan kadar gula darah normal.

10. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar. Keduanya bisa dikonsumsi dalam kondisi mentah atau diolah dengan dikukus sebentar, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak zaitun. Dengan sering mengonsumsi buah mentah dan sayur segar, Anda akan membuat kadar gula darah selalu normal.

Hindari Makanan Banyak Lemak dan Gunakan Santan

11. Hindari  makanan banyak lemak dan makanan minuman dengan santan. Kebutuhan protein bisa Anda penuhi dari konsumsi dada ayam tanpa lemak, daging rebus, ikan panggang, tahu kukus/rebus, telur, atau kacang-kacangan. Jangan konsumsi makanan banyak lemah dan makanan menggunakan santan.

12. Salad saus asam jawa untuk ibu hamil penderita diabetes. Cara membuat makanan ini tidak sulit. Tetapi, khasiatnya besar untuk mencegah diabetes.

Cara membuatnya, sediakan 1 sdm asam jawa, remas-remas dengan 100 ml air hangat, saring. 1 sdt madu manuka (madu murni), 1 sdt air jeruk limau,1 sdm air jeruk nipis, 2 bh cabai rawit iris halus, 2 btg serai bagian putih iris tipis, 5 lbr daun jeruk purut, buang tulang daun, dan iris halus. Lalu, 1 ruas jari jahe cincang halus dan 5 sdm kecap ikan.

Cara membuatnya sebagaimana dijelaskan oleh tribunnews.com adalah
campur semua bahan dressing dan aduk rata.Tata apel, tomat, mentimun, selada, dan irisan cabai merah dalam wadah saji, siram dengan bahan dressing. Simpan dalam lemari es selama 15 menit. Sajikan dalam kondisi dingin.

13. Buah mangga bisa menurunkan diabetes dan obesitas. Khasiat ini terjadi karena mangga mengandung polifenol yang bisa menurunkan kadar gula darah dan kegemukan atau obesitas. Banyak penelitian yang membuktikan hal itu.  Bahkan, ada juga beberapa tes dengan meminta sekelompok orang penderita diabetes untuk mengonsumsi mangga selama beberapa minggu. Hasilnya, kadar gula darah mereka turun cukup besar.

14. Buah Strawberry rendah kalori, tetapi kaya akan serat dan vitamin C. Serat sangat penting untuk mengatasi diabetes dan kegemukan atau berat badan tinggi.

Straberry membuat Anda selalu merasa kenyang lebih lama sehingga makan pun hanya sedikit. Secangkir strawberry hanya menyediakan 25 kalori sehingga sangat baik utuk membuat gula darah bisa normal.

Di sisi lain, strawberry memberikan 80% vitamin C yang bisa memberikan kekebalan tubuh dan tidak mudah dihinggapi penyakit.

15. Minuman berkafein bisa menurunkan risiko kena diabetes dan juga bisa meningkatkan diabetes. Tampaknya, minum berkafein tinggi ibarat pisau bermata dua. Minuman mengandung fein antara lain minuman kopi, teh, dsb. Bagi Anda yang sehat, minum minuman berkafein bisa menurunkan kemungkina kena diabetes.

Tetapi, bagi Anda yang sudah kena diabates, mengonsumsi minuman berkafein tinggi justru meningkatkan diabetes Anda. Ya, hati-hati saja. Masalah minuman berkafeinsama dengan mengonsumsi daging kambing untuk penderita darah tinggi. Ada yang pro dan kontra.

Bagi saya sebagai konsumen, jika konsumsi minuman berkafein membuat bertambah sakit, ya hindari saja. Jika tidak menambah sakit, berarti boleh mengonsumsi.

Hindari Alkohol, Merokok dan Sayuran Kadar Gula Tinggi

16. Hindari minuman alkohol dan merokok. Mengonsumsi alkohol yang berlebihan bisa mengakibatkan Anda kena radang kronis pada pankreas (pankreatitis). Kondisi ini bisa mempengaruhi produksi insulin yang akhirnya dapat mengakibatkan terjadinya sakit diabetes.

Demikian pula Anda yang pecandu rokok hingga menghabiskan 20 batang lebih per hari. Kadar gula darah Anda bisa meningkat terus-menerus akibat rajin merokok. Kondisi ini bisa menyebabkan resistensi insulin. Risiko terkena diabetes pun menjadi lebih besar.

17. Hindari sayuran dengan kadar gula tinggi. Ada 11 sayuran yang harus Anda hindari supaya diabetes bisa turun. Yaitu, kentang, buncis, labu, tomat, jagung, ubi, akar bit, kacang-kacangan, bunga pisang, bawang, dan cabai. Konsumsi beberapa sayuran ini bisa menyebabkan kadar gula Anda naik tinggi.

18. Konsumsi oatmeal mencegah diabetes. Oatmeal biasanya dikonsumsi untuk sarapan pagi. Oatmeal kaya serat dan rendah glimetik. Maka, oatmeal sangat baik untuk dikonsumsi sebagai pengganti nasi berat yang sekaligus bisa mencegah diabetes atau kadar gula darah tinggi. Anda pun bisa mempertahankan kadar gula darah normal.

Bahkan juga bisa menurunkan berat badan, mengatasi penyakit jantung, dll. Selain itu, oatmeal praktis untuk penyajiannya.  Anda sebaiknya lebih mempelajari cara penyajian yang tepat sehingga tidak timbul efek samping.

19. Konsumsi brokoli untuk mencegah diabetes. Dari hasil penelitian Universitas Gothenburg di Swedia diketahui bahwa senyawa kimia alami dalam brokoli bisa mengurangi kadar gula darah penderita diabetes tipe 2. Senyawa yang bernama sulphoraphane bisa menurunkan kadar gula darah hingga 10%. Dengan mengonsumsi brokoli, penderita akan selamat dari kemungkinan komplikasi diabetes pada ma, ginjal dan darah.

Kacang Hijau Bagus Dikonsumsi

20. Indek glikemik kacang hijau rendah. Kacang hijau juga bisa Anda konsumsi untuk membuat kadar gula normal sehingga Anda bebas dari diabetes. Sebab, kandungan kacang hijau mempunyai indeks glikemik rendah. Tent saja, ini bagus untuk mencegah kadar gula darah naik sehingga aman dari kemungkinan kena diabetes.

Demikian artikel mengenai 20 cara mempertahankan gula darah normal. Dengan gula darah normal, Anda akan terhindar dari penyakit diabetes atau gula darah. Anda akan selalu sehat dengan penuh vitalitas.

Tidak usah 20 cara mempertahankan kadar gula darah normal itu Anda praktekkan semuanya. Pilih cara mana yang Anda suka. Selain itu, juga lakukan bertahap dan sabar. Sebab, membuat kadar gula darah normal adalah pekerjan selama hayat masih dikandung badan.

One thought on “Kadar Gula Darah Normal dan 20 Cara Mempertahankannya

Comments are closed.