Turunkan Berat Badan, Cara Menyembuhkan Diabetes Otomatis

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

ANDA menderita diabetes dan ingin segera sembuh? Coba cek berat badan Anda. Apakah Anda mengalami kegemukan atau obesitas? Jika ya, coba turunkan berat badan Anda hingga ke berat badan ideal. Maka, penyakit diabetes Anda sembuh dengan sedirinya.

Tidak percaya? Coba saja. Menurunkan berat badan bisa menjadi cara menyembuhkan diabetes dengan otomatis atau mudah dan cepat. Tentu saja, dalam pelaksanaannya cara ini harus didukung dengan cara lain sehingga tekad Anda sembuh dari diabetes bisa berlangsung cepat.

Misalnya, Anda harus memperhatikan pola makan yang sehat. Anda harus membatasi konsumsi makanan minuman yang mengandung gula tinggi atau terlalu manis.

Coba hindari semua makanan dan minuman yang kandungan gulanya tinggi. Apalagi, makanan minuman kaleng atau makanan yang diawetkan. Anda harus berani diet dengan meninggalkan makanan lezat tetapi berbahaya.

Lebih baik mengonsumsi makanan minuman yang tidak terlalu lezat tetapi sehat. Ayo, pilih mana. Makanan lezat tidak sehat, atau tidak lezat tetapi sehat.

Contohnya nasi putih. Anda sebaiknya mulai membatasi atau berganti nasih berat merah atau nasi jagung atau ketela pohon. Kalau nasi putih, berani hanya mengonsumsi tiga sendok sekali makan?

Ya, lebih enak ganti nasi merah atau nasi jagung. Sebab, nasi ini tidak mengandung gula tinggi. Mungkin pertama kali Anda akan merasa tidak nyaman.

Tetapi, setelah terbiasa, Anda akan merasa nyaman. Yang sulit adalah membiasakan lidah merasa nyamaan ketika mengonsumsi makanan yang tidak biasa.

Baca: Kenali Gejala Penyakit Diabetes Supaya Anda Bisa Menghindarinya

Hasil Penelitian: Diabetes Sembuh Otomatis Setelah Sukses Menurunkan Berat Badan

menurunkan berat badan

foto:greenfoffee.co.id

Jika Anda penderita diabetes dan kebetulan tubuh Anda gemuk, maka sebaiknya Anda menurunkan berat badan dulu. Sebab, badan gemuk (obesitas) adalah salah satu penyebab terjadinya penyakit diabetes atau kencing manis.

Sebuah penelitian di Inggris yang dilansir oleh health.liputan6.com belum lama ini melaporkan hasil penelitian tentang orang-orang yang diabetesnya bisa sembuh sendiri (diabetesnya mengalami remisi) dengan cara menurunkan berat badan.

Artinya, begitu penderita diabates berhasil menurunkan berat badan mereka, maka tidak lama kemudian penyakit diabetesnya juga menghilang. Kondisi mereka yang mengalami remisi ini kembali seperti sebelum kena penyakit diabetes.

Untuk mengetahui apakah berat badan Anda termasuk kegemukan atau terlalu gemuk, Anda bisa menggunakan rumus Indeks Berat Badan atau Body Mass Index (BMI). BMI adalah perbandingan antara berat badan dan tinggi badan. Jika indeks berat badan Anda adalah 25 – 29,9 dinamakan kelebihan berat badan, dan lebih dari 30 dinamakan kegemukan (obesitas).

Ada 300 penderita penyakit diabetes yang mengikuti penelitian ini. Mereka sebelumnya telah menderita diabetes selama 6 tahun.

Selama 6 bulan dalam penelitian, penderita diabetes harus menjalani diet untuk menurunkan berat badan rata-rata 15 kg. Tetapi, mereka tidak boleh melakukan pengobatan. Mereka tidak boleh minum obat apa pun, baik untuk penurunan berat badan ataupun penurunan diabetesnya.

Mereka hanya melakukan diet untuk menurunkan berat badan dengan membatasi makanan yang dikonsumsinya.

Penyakit diabates tipe 2 terjadi akibat hilangnya kemampuan tubuh untuk mengurai zat gula yang diperoleh dari makanan. Ini terjadi akibat konsumsi gula yang berlebihan atau melebihi kebutuhan.

Insulin yang dihasilkan dari pankreas pun tidak bisa berfungsi baik untuk mengirim gula yang sudah terurai ke sel-sel yang membutuhkan sebagai energi. Sebagian zat gula terpaksa disimpan sebagai lemak untuk cadangan energi sel.

Tetapi, kelebihan lemak di pankreas dan lever bisa menyebabkan produksi insulin berhenti. Dalam kondisi seperti itu, kadar gula darah Anda naik tinggi. Akibatnya, penyakit diabetes makin meningkat.

Responden Mengonsumsi Makanan Minuman Rendah Kalori, Sehari 850 Kalori

Dalam penelitian yang dipimpin Prof Roy Tailor, profesor medis dan metabolisme dari Newcastle University, diet yang harus dijalani para responden adalah diet rendah kalori. Artinya, responden hanya boleh mengonsumsi makanan yang jumlah kalorinya tidak boleh melebihi kebutuhan.

Rata-rata responden hanya boleh mengonsumsi kalori tidak lebih dari 850 kalori per hari. Dengan cara ini diproyeksikan para responden bisa menurunkan berat badannya.

Tentu saja, para responden dibekali berbagai persiapan dan pengetahuan tentang nutrisi dan perilaku kognitif sehingga mereka bisa sukses menjalani diet. Yakni, diet menurunkan berat badan dengan tujuan menghilangkan penyakit diabetesnya.

Yang dipantau selama menjalani diet adalah perkembangan berat badan, terjadinya remisi diabetes, kadar lemak di pankreas dan hati.

Hasilnya, setelah satu tahun sejak penelitian dimulai, berat badan dari kebanyakan responden turun hingga 11 kg. Dari mereka yang berhasil menurunkan berat badannya, 46% di antaranya mengalami remisi. Artinya, penyakit diabetesnya langsung sembuh.

Bagaimana dengan penyakit diabetes Anda? Anda ingin mencoba menghentikan diabetes dengan menurunkan berat badan lebih dahulu?

Ya, tekad yang bagus jika Anda juga ingin bebas dari diabetes. Anda coba hanya mengonsumsi makanan minuman rendah kalori. Jumlah kalorinya pun dibatasi hanya sampai 850 kalori per hari.

Ya, Anda harus menyiapkan makanan minuman rendah kalori tetapi bisa memenuhi kebutuhan gizi. Anda tetap bisa hidup sehat dengan energi yang tingg. Bukan lantas seharian lemas tidak bisa bekerja.

Makanan dengan kalori rendah, misalnya, apel, melon dan beberapa buah lainnya. Daging tanpa lemak yang direbus, dikukus, atau dipanggang dan jangan menggunakan minyak atau mentega. Biji-bijian utuh juga rendah kalori seperti jagung dan oat.

Hanya saja, jika penyakit diabetes Anda sudah sangat lama, lebih dari 10 tahun misalnya, menurut Prof Roy Tailor, itu sulit dicapai. Sebab, penyakit diabetes yang sudah sangar lama, sel yang memproduksi insulin sudah mati. Ini sangat sulit untuk bisa diaktifkan lagi.

Cara Mengatasi Kegemukan, Konsumsi Makanan Rendah Kalori

Penemuan Prof Roy Tailor dan kawan-kawan ini tentu saja bukan sesuatu yang baru sama sekali. Banyak penelitian sebelumnya yang menunjukkan hubungan antara kegemukan (obesitas) dan penyakit diabetes.

Kegemukan atau obesitas adalah salah satu penyebab terjadinya sakit kencing manis atau diabetes tipe 2. Orang yang mengalami kegemukan umumnya karena kelebihan lemak dalam tubuhnya.

Dari berbagai penelitian ditemukan bahwa orang yang mengalami kegemukan, hormon insulin yang dihasilkan pankreas tidak bisa berfungsi dengan baik untuk membantu sel-sel menyerap glukosa.

Ini terjadi akibat banyak lemak darah dalam tubuh. Lemak darah menjadi hambatan kerja insulin. Ini menyebabkan kebutuhan insulin meningkat. Pankreas terpaksa bekerja lebih keras untuk memproduk insulin yang lebih banyak.

Tetapi, kian lama kondisi itu bisa menyebabkan pankreas tidak bisa produktif lagi. Pankreas tidak bisa menghasilkan insulin sesuai dengan kebutuhan.

Kondisi seperti ini dinamakan resistensi insulin. Ini adalah risiko dari penderita diabates yang tubuhnya gemuk. Cara mengatasi, ya turunkan kegemukan Anda sebagaimana diuraikan di atas, yaitu dengan cara diet.

Diet tidak hanya menghindari makanan minuman penyebab kegemukan. Tetapi, juga mengonsumsi makanan minuman penurun berat badan.

Banyak buah dan makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan kadar gula darah atau kegemukan.

Jadi, Anda perlu mengatur pola makan. Yakni, hanya mengonsumsi makanan minuman yang aman bagi penyakit diabetes sekaligus harus menghindari makanan minuman penyebab diabetes.

Cara terbaik tentu saja mencegah kegemukan dan terjadinya penyakit diabetes. Perhatikan tiap kali Anda ingin makan. Apakah makanan yang Anda konsumsi sehat atau tidak. Menyebabkan penyakit diabetes atau tidak.

Selain itu, Anda perlu cek gula darah secara periodik (berkala). Misalnya 5 tahun sekali. Apalagi, jika usia Anda sudah lebih dari 40 tahun. Anda perlu cek gula darah di laboratorium kesehatan, di puskesmas, atau rumah sakit.

Jika Anda punya alat cek gula sendiri, ya Anda bisa cek gula darah di rumah. Cek gula darah bisa Anda lakukan sendiri dengan alat cek gula darah digital. Harga cek gula darah murah dan penggunaannya tidak sulit.

Jika diketahui gula darah Anda telah melebihi angka normal, maka segera turunkan sebelum mencapai angka di mana Anda dinyatakan terkena diabetes. Caranya, ya hindari makanan minuman yang kandungan gulanya tinggi atau lemaknya tinggi.

Jika Anda mampu berbuat seperti itu, Anda akan sehat. Anda tidak akan menderita diabetes. Sekian dan semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.