Penyakit Diabetes dan Pengalaman Cara Mengobatinya

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

PENYAKIT diabetes dan cara mengobatinya – Hati-hati dengan penyakit diabetes. Jika Anda sudah terkena sakit diabetes, penyembuhannya tidak mudah. Bahkan, memakan waktu bertahun-tahun. Diabetes memang penyakit sepanjang hidup.

Artinya, penyakit itu tidak bisa disembuhkan secara total. Yang bisa dilakukan hanyalah mengendalikannya supaya penyakit tidak berkembang menjadi lebih parah.

Jika parah, tidak jarang harus dilakukan amputasi (pemotongan) atas bagian tubuh yang mengalami luka dan sulit disembuhkan. Ya, jika Anda menderita sakit diabetes dan punya luka, maka sering terjadi luka itu sulit disembuhkan.

Diabetes (diabetes melitus) memang merupakan penyakit jangka panjang. Penyakit ini terjadi akibat kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh yang terlalu tinggi atau di atas normal.

Walaupun, glukosa sebenarnya juga sangat diperlukan oleh tubuh. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi otak dan sel-sel yang membentuk otot dan jaringannya dalam tubuh kita.

Tetapi, jika kadar gula pada diri Anda melebihi angka normal, itulah penyebab penyakit diabetes atau penyakit gula. Oleh karena itu, Anda perlu hati-hati ketika mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi.

Juga hati-hati terhadap aktivitas lain yang bisa menyebabkan Anda terkena diabetes. Apalagi bagi Anda yang sudah punya sakit diabetes. Penyakit Anda bisa makin parah. Kenali cara mengobati diabetes.

penyakit diabetes

cek kadar gula darah (diabetes) (foto:royalgazette.com)

Penyakit Diabetes, Hindari Penyebabnya biar Anda Tetap Sehat

Penderita penyakit diabetes (gula) di Indonesia cukup tinggi. Survei 2013 menyebutkan bahwa penderita diabetes di Indonesia adalah 8,5 juta orang. Mereka terdiri dari usia 20  – 79 tahun.

Pada awal sakit, mereka tidak menyadari bahwa dirinya terkena penyakit diabetes. Kesadaran baru muncul setelah penyakitnya berjalan beberapa tahun. Yakni, ketika punya luka tidak bisa disembuhkan.

Ketika periksa dokter, maka dokter memberitahu bahwa luka sulit disembuhkan akibat Anda terkena penyakit diabetes. Ya, Anda diminta bersabar dan rajin minum obat diabetes dan memperbaiki pola makan.

Itu adalah cara yang terbaik untuk menyembuhkan atau mengobati penyakit diabetes.

Tetapi, sesungguhnya Anda bisa bebas dari penyakit diabetes dengan menghindari penyebabnya. Ya, benar. Menghindari penyebab sakit diabetes adalah terapi jitu untuk aman dari ancaman diabetes.

Setidaknya ada 5 penyebab diabetes yang harus Anda jauhi biar tetap sehat.

Ke-5 penyebab diabetes adalah:

  1. Sakit Diabetes Akibat Keturunan (Genetik)

Jika Anda punya keluarga atau orang tua terkena penyakit diabetes, ada kemungkinan Anda juga bisa kena penyakit diabetes. Ini namanya penyakit akibat keturunan (faktor genetik).

Untuk menghindarinya, tentu saja Anda perlu menjalani pola hidup sehat dan makan sehat. Ini tidak lain sebagai upaya mencegah terjadinya penyakit diabetes pada diri Anda.

Misalnya, batasi konsumsi makanan – minuman yang terlalu manis. Tepatnya, jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis sekali.

  1. Kegemukan (Obesitas)

Berat badan yang tinggi atau kegemukan juga bisa menyebabkan Anda terkena penyakit diabetes. Ya, kegemukan bisa menyebabkan seseorang mudah dihinggapi penyakit. Tidak hanya penyakit diabetes, tetapi juga penyakit yang lain seperti darah tinggi, kolesterol tinggi, sakit jantung, dsb.

  1. Makanan Banyak Lemak dan Terlalu Manis

Suka mengonsumsi makanan banyak lemak atau makanan yang mengandung banyak gula (manis) juga bisa menyebabkan terkena sakit diabetes. Banyak makanan modern yang mengandung gula tinggi dan lemak tinggi.

Apalagi makanan kemasan. Sebaiknya, Anda baca labelnya supaya terhindar dari penyakit diabetes. Jika kandungan gula dan lemaknya tinggi, ya Anda perlu jauhi.

Demikian pula minuman manis atau banyak gula, juga bisa menyebabkan Anda terkena diabetes. Minuman teh manis dan minuman bersoda, sirup, misalnya.

Selain berisiko kena penyakit diabetes, mengonsumsi makanan-minuman terlalu manis juga bisa menyebabkan kegemukan. Orang dengan berat badan tinggi rentan terhadap berbagai penyakit seperti disebutkan pada nomor 2.

  1. Minuman Beralkohol dan Merokok

Mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok juga bisa menjadi penyebab diabetes. Keduanya memang cara hidup tidak sehat. Peminum alkohol dan perokok juga bisa terkena penyakit jantung, darah tinggi, stroke, dsb.

  1. Aneka Gorengan

aneka gorengan

aneka gorengan (foto:play.google.com)

Anda penggemar gorengan? Hati-hati. Banyak mengonsumsi aneka gorengan juga bisa menyebabkan Anda terkena sakit diatebes. Apalagi, aneka gorengan yang dibeli di pinggir jalan. Aneka gorengan menjadi penyebab diabetes karena kandungan lemak dalam minyak goreng yang telah dipakai beberapa kali penggorengan.

Kandungan lemaknya adalah lemak jahat. Bisa menyebabkan diabetes, darah tinggi, kolesterol tinggi, dsb.

  1. Tidak Pernah Berolahraga

Tidak pernah berolahraga juga bisa menjadi penyebab sakit diabetes. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kasus diabetes di negara-negara berkembang naik 90% selama 20 tahun terakhir. Penyebabnya, penduduk kurang olahraga dan kurang gerak.

Mereka lebih suka naik motor daripada naik sepeda atau jalan kaki. Ya, akibatnya mereka rentan terkena berbagai penyakit, di antaranya diabetes. Demikian dijelaskan oleh Dr Gauden Gaela, penasihat WHO.

  1. Kurang Konsumsi Vitamin D

Kurang konsumsi vitamin D juga bisa menjadi penyebab diabetes. Konsumsi vitamin D yang paling murah adalah berjemur di bawah sinar matahari pagi. Tidak perlu lama, 15 menit sudah cukup.

Tetapi, jika Anda takut kulitnya menjadi hitam akibat sering berjemur sinar matahari, maka Anda bisa mengonsumsi berbagai makanan yang kaya vitamin D. Antara lain telur (17% dari kebutuhan vitamin D harian), tahu tempe (26% dari kebutuhan), ikan berlemak (salmon, tuna, sarden), dsb.

Tidak perlu makanan mahal. Pilih saja makanan murah tetapi kaya vitamin D. Yang penting Anda sehat dan bisa terhindar dari berbagai penyakit, termasuk bebas dari diabetes.

Sebenarnya masih ada beberapa penyebab sakit diabetes. Tetapi, dengan menghindari ke-7 penyebab diabetes di atas, Anda bisa bebas dari sakit diabetes atau kencing manis.

Cermati Penyebab Penyakit Diabetes dan Cara Mengobatinya

Biar Anda bisa terhindar dari penyakit diabetes, Anda tidak cukup hanya mengetahui penyebab terjadinya diabetes. Anda juga perlu mengetahui gejala atau ciri-ciri diabetes.

Setelah mengetahui gejalanya, lalu Anda harus cepat bergerak untuk mengobati atau menyembuhkan diabetes. Gerak cepat untuk menyembuhkan penyakit sangat penting. Tujuannya supaya usaha penyembuhan bisa berjalan cepat dan mudah.

Lain halnya dengan penyakit yang sudah parah atau kronis. Biasanya, upaya penyembuhan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Sayangnya, memastikan gejala diabetes tidak selalu mudah. Apalagi, gejala terkadang tidak muncul ke permukaan. Oleh kerena itu, perhatian untuk mengenali kemungkin terjadinya diabetes pada diri Anda amat penting.

Kalau diri sendiri tidak bisa memastikan gejala itu, ya coba periksa dokter atau periksa laboratorium. Anda bisa datang ke dokter, nanti dokter akan meminta Anda untuk periksa laboratorium jika diperlukan.

Beberapa gejala sakit diabetes atau kencing manis adalah:

  1. Mudah Lelah dan Mengantuk
  2. Berat Badan Menurun Terus
  3. Penglihatan Terganggu atau Kabur
  4. Sering Buang Air Kecil atau Kencing
  5. Mulut Mudah Terasa Kering
  6. Kulit Terasa Gatal
  7. Mudah Terjadi Infeksi di Jaringan Kaki dan Tangan dan Infeksi di Organ Intim
  8. Rasa Gatal di Bagian Bawah Payudara
  9. Suka Mual dan Muntah
  10. Bau Mulut Manis
  11. Sering Sakit Perut
  12. Luka Sulit Sembuh
  13. Kurang Bisa Konsentrasi
  14. Denyut Jantung Cepat dan Mudah Berkeringat
  15. Gusi Bengkak atau Gusi Sering Berdarah
  16. Mendengkur Ketika Tidur

Masih belum bisa memastikan diri apakah Anda telah terkena diabetes atau masih sehat? Cara termudah dan praktis adalah memeriksakan diri ke laboratorium. Bisa ke laboratorium di Puskesmas, rumah sakit atau klinik swasta.

Biayanya juga tidak mahal kok. Jika Anda peserta BPJS, Anda bisa menggunakan kartu BPJS.

Atau Anda punya alat tes diabetes digital sehingga bisa melakukan pengukuran sendiri. Caranya sangat mudah. Yang penting Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan diri Anda.

Seperti disebutkan di atas, mereka yang potensial terkena diabetes adalah usua 20 – 76 tahun. Ya, Anda dalam usia 20 – 76 tahun yang perlu cek diabetes.

Cek diabetes cukup dilakukan dalam 5 tahun sekali.

Periksa gula darah dilakukan dua kali. Pertama saat puasa 12 jam. Kedua dilakukan 2 jam setelah makan (tidak puasa).

Kadar Gula Darah (Glukosa) Normal saat Puasa

Dewasa       :  70 – 100 mg/dl

Kadar Gula Darah (Glukosa) Normal 2 Jam setelah Tidak Puasa

Dewasa   :   70 – 140 mg/dl

Berapa kadar gula Anda? Saya terakhir cek pada akhir Desember 2016. Hasilnya, gula darah puasa adalah 92 mg/dl. Gula darah 2 jam setelah tidak puasa adalah 128 mg/dl. Artinya, gula darah saya normal dan sehat.

Pengalaman Mengobati dan Menyembuhkan Diabetes

obat diabetes

buah pare  juga bagus untuk obat diabetes. Bisa dibuat jus (foto:alibaba.com)

Berikut ini saya kutipkan pengalaman seseorang yang berhasil menyembuhkan diabetes ibunya. Gejala yang diderita ibunya saat itu adalah suka mengantuk, mudah lelah dan mengeluh sering buang air kecil.

Selain itu, ibunya punya luka yang makin lama makin membesar dan meluas. Luka itu sulit diobati sendiri. Akhirnya, ia memeriksakan ibunya ke Puskesmas.

Oleh dokter, ibunya diminta perisa gula darah. Hasilnya, ibunya positif terkena penyakit diabetes. Kadar gulanya adalah 360 mg/dL. Jadi, sangat tinggi sekali.

Dengan pengobatan dari dokter, luka ibunya bisa disembuhkan. Ia dan ibunya senang sekali dengan hasil pengobatan itu.

Eh, beberapa waktu kemudian, sang ibu kembali mendapat luka. Kakinya menginjak paku berkarat. Ia kembali dihadapkan pada persoalan bagaimana menyembuhkan luka di kaki ibunya.

Banyak usaha yang ia lakukan untuk menyembuhkan luka ibunya. Ia banyak mencari informasi di internet dan buku. Ia akhirnya coba beberapa cara supaya luka ibunya bisa sembuh, selain sembuh dari penyakit diabetes.

Dengan kesabaran yang tinggi, setelah memakan waktu setengah tahun, luka kaki ibunya pun bisa disembuhkan.

Rincian Cara Mengobati Luka Diabetes

Berikut ini poin-poin penting yang dia lakukan untuk mengobati luka diabetes yang diderita ibunya.

  1. Perlu tekad yang kuat dan kesabaran yang tinggi.
  2. Harus berani menatap luka, betapapun kondisinya yang parah
  3. Bersihkan luka dengan air bersih dan handuk. Jangan pakai air panas, justru membuat luka diabetes lebih lebar. Luka penderita diabetes tak seperti luka biasa.
  4. Pada tahap awal, bersihkan luka dengan menggunakan cairan NHCL 5.
  5. Lalu, gunakan betadine pembersih luka. Jika ada darah keluar, tak apa. Bersihkan lagi.
  6. Berikutnya, gunakan cairan oxoferine untuk menumbuhkan daging biar luka cepat sembuh.
  7. Terakhir, balut luka dengan kain kassa.
  8. Bersihkan luka 3 kali sehari. Jika luka diabetes sudah membaik, bisa dikurangi menjadi 2 kali.
  9. Hindari makanan yang menyebabkan sakit diabetes. Biarpun dokter bilang tak ada pantangan makanan bagi penderita diabetes. Tujuan menghindari makanan pantangan untuk mempercepat penyembuhan. Misalnya, makanan nasi diganti ubi jalar, jagung, atau ketela. Nasi beras mengandung gula agak tinggi, walaupun Anda tidak memberikan gula.
  10. Konsumsilah buah dan sayuran hijau. Bisa ditambah sayuran warna kuning, merah.
  11. Jangan mengonsumsi makanan yang menggunakan vetsin atau motto karena cara ini justru bisa memperlambat penyembuhan luka.
  12. Konsumsi jus seperti jus lidah buaya, jus belimbing, buah naga, dll dengan ditambahi madu biar segar.
  13. Konsumsilah vitamin B1, B6, B12 atau B kompleks.
  14. Jaga dan hindari makanan minuman manis. Ini adalah sumber utama sakit diabetes.

Mengonsumsi Buah Kersen Hijau

Dalam kaukus.com juga ada member yang bercerita bahwa ayahnya yang seorang dokter yang kena penyakit diabetes. Ayahnya adalah dokter bedah.

Untuk penyembuhan diabetesnya, dokter ini mengonsumsi buah kersen. Tetapi bukan yang matang (merah), melainkan kersen yang masih hijau. Tidak makan nasi, kentang, mi dan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.

Tiap hari hanya mengonsumsi sayur dan buah. Rajin puasa Senin – Kamis. Suka minum jamu kunir putih dan kunyit asam. Berserah diri kepada Allah dan yakin Allah tahu yang terbaik untuk makhluk-Nya.

Demikian artikel mengenai Penyakit Diabetes dan Cara Mengobatinya. Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “Penyakit Diabetes dan Pengalaman Cara Mengobatinya

Comments are closed.