Vitamin untuk Diabetes Sangat Penting – Meningkatkan Insulin

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

VITAMIN untuk diabetes. Dari berbagai penelitian, vitamin A sangat baik untuk penderita diabetes, terutama diabetes tipe 2 atau kencing manis. Dengan mengonsumsi vitamin A yang cukup, pankreas akan mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang bisa mencukupi kebutuhan penderita diabetes.

Terjadinya penyakit diabetes adalah akibat tubuh tidak bisa mendapatkan insulin yang cukup. Insulin adalah hormon yang bertugas mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Kadar gula darah (glukosa) yang berlebihan tanpa pengendalian dengan baik akan menyebabkan terjadinya penyakit diabetes.

Oleh karena itu, ketersediaan insulin yang cukup dalam tubuh sangat penting. Konsumsi vitamin A akan membantu meningkatkan produksi hormon insulin yang bisa membantu memenuhi kebutuhan untuk pengendalian kadar gula darah yang sangat tinggi.

Tetapi, di sisi lain Anda juga perlu mengendalikan diri dalam mengonsumsi makanan dan minuman yang menghasilkan kadar gula tinggi. Itulah sebabnya, penderita diabetes harus membatasi konsumsi makanan minuman yang kandungan gulanya tinggi.

Penderita diabetes harus menghindari makanan minuman yang manis, apalagi sangat manis. Meskipun makanan minuman manis bukan satu-satunya penyebab terjadinya penyakit diabetes. Tetapi, pengaruh makanan minuman manis sangat besar atas meningkatnya kadar gula darah yang akhirnya menyebabkan sakit diabetesnya makin berat.

Kurang Vitamin untuk Diabetes Menyebabkan Produksi Hormon Insulin Turun 30%

vitamin untuk diabetes

aneka sayur yang mengandung vitamin A (foto:secad.com.br)

Dari hasil penelitian diketahui bahwa mengonsumsi vitamin A bisa menjadi sumber penyediaan hormon insulin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Hormon insulin dihasilkan oleh sel-sel beta dalam pankreas, salah satu organ penting dalam tubuh.

Salah satu cara untuk membuat sel-sel beta pankreas mampu menghasilkan insulin yang cukup adalah tubuh harus mendapat asupan vitamin A dengan baik.

Bahkan, tanpa asupan vitamin A dengan baik, produksi insulin bisa turun sampai 30%.

Tentu saja, itu angka yang besar. Tidak hanya dalam jumlah. Efeknya juga sangat besar, yakni bisa mengakibatkan peningkatan kadar gula darah yang cukup tinggi. Otomatis, hal ini akan membuat penyakit diabetes bertambah berat.

Intinya, penderita penyakit diabetes harus selalu memperhatikan kecukupan konsumsi vitamin A. Mereka harus selalu memenuhi kebutuhan vitamin A dengan baik supaya produksi insulin dalam tubuh berjalan lancar.

Menurut dr. Marianti dari alodokter.com, penderita diabetes, hiperteriodisme, dan penyakit hati adalah contoh mereka yang menderita kekurangan vitamin A. Vitamin A juga bisa diperoleh dengan mengonsumsi suplemen selain dari makanan, buah atau sayuran.

Cuma mengonsumsinya harus sesuai dengan aturan yang bisa dibaca di dalam label kemasan obat. Ya, ini perlu supaya tidak terjadi efek samping.

Produksi hormon insulin yang cukup akan mampu mengatasi masalah kadar gula darah yang suka melonjak naik. Anda tidak perlu menjalani suntik insulin. Tetapi, secara alami tubuh Anda bisa memproduksi insulin dengan cukup jika tiap hari selalu mengonsumsi makanan minuman yang mengandung vitamin A dengan baik. Vitamin untuk diabetes.

Pertanyaannya, apa saja makanan minuman yang kandungan vitamin A cukup besar sehingga sangat baik dikonsumsi penderita diabetes?

Makanan Minuman dengan Kandungan Vitamin A yang Cukup Besar

Berikut ini daftar beberapa makanan minuman yang kandungan vitamin A-nya cukup besar sehingga baik untuk Anda konsumsi. Harapannya, kebutuhan insulin terpenuhi sehingga kadar gula darah tidak naik. Ya, vitamin untuk menurunkan gula darah.

Jika hal itu bisa Anda lakukan dengan baik, Anda akan selalu sehat. Kadar gula darah Anda selalu normal.
Tidak hanya Anda yang sudah terkena penyakit diabetes, Anda yang sehat juga perlu memperhatikan kebutuhan berbagai vitamin supaya tubuh selalu sehat, termasuk kebutuhan untuk mencegah terjadinya gula darah tinggi.

Fungsi lain dari konsumsi vitamin A adalah sebagai antioksidan yang bisa melawan radikal bebas. Jika tidak dilawan, radikal bebas bisa menyebabkan kerusakan sel-sel dalam tubuh yang akhirnya bisa terjadi komplikasi. Bila sudah komplikasi, penyakit diabetes makin berat.

Lalu, dari mana saja sumber vitamin A? Berapa kebutuhan vitamin A tiap harinya?

Vitamin A bisa Anda dapatkan dari buah-buahan. Misalnya, apel, buah pir, jeruk, persik, plum, mangga dan stroberi. Selain mengandung vitamin A cukup tinggi, buah-buahan ini juga memiliki indeks glikemik rendah. Setidaknya ada 13 buah terbaik untuk mengatasi diabetes.

Tetapi, ada juga buah yang perlu dihindari penderita diabetes antara lain pisang, nanas, semangka, melon, pepaya, dll.

Sayuran untuk diabetes atau sayuran yang sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, misalnya, ubi, wortel, kangkung, bayam, kembang kol, brokoli, paprika, cabai merah, daun selada, dan mangga.

Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin A dari konsumsi hati sapi dan telur. Kandungan vitaminnya juga cukup tinggi.

Mengonsumsi vitamin A atau vitamin lain juga bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi suplemen. Banyak suplemen herbal yang sangat baik untuk mengatasi penyakit diabetes atau menurunkan gula darah yang tinggi.

Tetapi, Anda harus selalu memperhatikan cara mengonsumsi suplemen vitamin untuk diabetes sesuai dengan petunjuk yang ada. Jangan mengonsumsi berlebihan. Bisa timbul efek tidak sehat.

Hindari Makanan yang Indeks Glikemiknya Tinggi

Selain mengonsumsi makanan, buah dan sayur yang mengandung banyak vitamin A dan C, Anda juga perlu menghindari makanan yang indeks glikemiknya tinggi. Sebab, makanan itu justru membuat sakit Anda bertambah. Pengobatan yang Anda lakukan seolah tidak ada artinya.

Makanan yang mengandung indesks glikemik tinggi antara lain beras putih. Ini penting disampaikan karena makanan pokok orang Indonesia adalah nasi putih. Belum merasa kenyang kalau belum mengonsumsi nasi dari beras putih.

Dengan indeks glikemik tinggi, konsumsi beras putih justru membuat penyembuhan diabetes atau upaya menormalkan kadar gula darah menjadi lebih sulit. Atau setidaknya berjalan sangat lamban.

Mengonsumsi nasi beras putih bisa diganti dengan beras merah, beras coklat, atau beras basmati. Ketiga jenis beras ini indeks glikemiknya sedang. Jika ingin kadar glikemiknya rendah, Anda harus mengonsumsi oatmeal yang tidak instan, gandum utuh, atau pasta dari gandum. Bisa menurunkan gula darah dengan cepat.

Demikian artikel mengenai vitamin untuk diabetes, khususnya vitamin A. Mengonsumsi vitamin A bisa meningkatkan produksi hormon insulin yang fungsinya untuk mengendalikan kelebihan gula darah. Hidup tanpa diabetes memang nyaman dan harus kita usahakan.

 

Semoag artikel ini bermanfaat.