Alat Cek Gula Darah Omron – Cara Menggunakan dan Harganya

Diposting pada

JIKA Anda penderita diabetes, selayaknya Anda punya alat ukur /cek gula darah. Dengan punya alat cek sendiri, Anda bisa tes kadar gula darah kapan saja. Salah satu yang terbik adalah alat cek gula darah Omron.

Mengetahui kadar gula darah setiap saat sangat penting. Dengan memiliki alat sendiri, Anda bisa mengecek perkembangan gula darah kapan saja. Harga alat itu juga tidak mahal. Anda hanya membayar harga alat ukur kadar gula darah sekali, Anda bisa menggunakan berkali-kali.

Kalau tidak punya alat sendiri, Anda harus cek di laboratorium klinik. Selain membayar biaya cek gula darah, Anda harus berkunjung ke klinik / puskesmas atau rumah sakit.

Membutuhkan waktu dan biaya transport. Tetapi yang lebih penting, dengan punya alat sendiri bisa cek gula darah setiap saat. Ingin cek gula darah saat bangun tidur, saat istirahat siang, sore atau malam hari, Anda bisa melakukan tanpa harus pergi dari rumah.

Pentingnya Memiliki Alat Cek Gula Darah Omron

alat cek gula darah omron

Mengetahui perkembangan kadar gula darah  penting. Sebab dengan cara itu, Anda bisa segera mengetahui berapa kadar gula darah Anda ketika kondisi badan terasa tidak nyaman.

Jika ternyata hasil tes diketahui kadar gula darah naik tinggi, Anda bisa segera menurunkan ke tingkat normal. Yakni 70 – 130 mg/dL sebelum makan. Ketika berpuasa sekitar 8 jam, gula darah kurang dari 100 mg/dl. Diperiksa 2 jam setelah makan (habis puasa) adalah kurang dari 140 mm/dl.

Untuk memeriksa kadar gula darah, Anda bisa melakukannya di laboratorium klinik. Tetapi jika Anda memiliki alat tes gula darah digital sendiri, Anda tidak perlu ke klinik. Anda bisa memeriksanya sendiri di rumah.

Anda yang gula darahnya suka naik, sangat penting memiliki alat tes gula darah sendiri. Sebab, dengan cara itu, Anda bisa cek gula darah dan tahu naik turunnya.

Bahkan, Anda juga bisa tahu makanan dan minuman apa yang bisa menyebabkan gula darah naik dan selanjutnya Anda hindari. Ini sangat penting. Sebab, pengaruh makanan juga cukup besar untuk perkembangan suatu penyakit, termasuk penyakit diabetes.

Cara menggunakan alat tes gula darah tidak sulit. Anda tusuk ujung salah satu jari dengan jarum khusus hingga mengeluarkan sedikit darah. Lalu, darah diteteskan pada strip glukosa, yang tertancap pada alat glukometer. Hasilnya sudah bisa didapatkan hanya dalam waktu 10-20 detik.

Jika dari hasil pengukuran itu diketahui gula darah Anda tinggi, ya Anda harus segera menurunkannya. Jika Anda terlambat menurunkan, risikonya bisa menyebabkan Anda kena sakit diabetes. Atau diabetes Anda melonjak tinggi dan meluas.

Jenis-jenis Pemerikaan Gula Darah

Ada beberapa jenis pemeriksaan gula darah berdasarkan waktu pengukuran dan cara pengukuran, yaitu:

1.Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu

Tes gula darah sewaktu bisa Anda lakukan kapan saja. Anda juga tidak perlu berpuasa. Tes ini sekadar  untuk memantau kadar gula darah. Mengetahui tinggi-rendahnya gula darah dalam kondisi tertentu. Misalnya terasa badan tak nyaman. Lalu cek gula darahnya.

2. Pemeriksaan Gula Darah Puasa

Ini merupakan tes pertama untuk mendiagnosa kondisi pradiabetes (belum dipastikan menderita diabetes) atau penyakit diabetes (penderita). Tes gula dilakukan ketika penderita menjalani puasa semalaman tau 8 jam.

3. Pemeriksaan Gula Darah 2 Jam setelah Makan (tidak puasa). 

Hasil pemeriksaan gula darah setelah tidak puasa lebih tinggi daripada pemeriksaan sewaktu masih puasa.  Setelah seseorang tidak puasa dan makan, maka kadar gula darah mulai naik.

Baca – Beberapa Pantangan untuk Gula Darah Kering

Kenaikan mulai terjadi 10 menit setelah Anda membatalkan puasanya. Puncaknya terjadi setelah 2 jam. Pemeriksaan gula darah tahap ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan tubuh untuk mengontrol gula darah dalam tubuh.

4. Tes Hemoglobin A1c (HbA1c)

Tes darah ini bertujuan mengetahui jumlah rata-rata gula darah Anda dalam 2-3 bulan terakhir. Jadi, tes mengukur persentase gula darah yang melekat pada hemoglobin (Hb). Pemeriksaan ini untuk mendiagnosa diabetes dan gula darah terkontrol atau tidak.

Apabila kadar HbA1C lebih dari 6,5 % untuk dua kali pemeriksaan, kemungkinan Anda menderita diabetes. Kadar antara 5,7-6,4 % menunjukkan prediabetes, dan di bawah 5,7 % dianggap gula darah Anda normal.

Harga Alat Tes Gula Darah Omron

Berapa harga alat tes gula darah Omron? Ya, harga beragam, tergantung model dan tipenya. Tetapi, secara umum harga alat tes gula darah ini adalah Rp 400.000 – Rp 700.ooo lebih. Anda bisa memilih yang Anda suka sesuai dengan harga yang Anda inginkan.

Baca – Mengobati Luka Diabetes dengan Minyak Zaitun

Yang lebih penting lagi untuk mengatasi penyakit diabetes atau gula darah tinggi adalah pantangan makanan diabetes. Terutama makanan minuman dengan gula yang tinggi (sangat manis). Anda harus mampu menahan diri untuk tidak makan dan minum yang manis-manis.

Demikian artikel mengenai alat cek gula darah Omron. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *