Apakah Veneer Gigi Bisa Dilepas?

Diposting pada

APAKAH veneer gigi bisa dilepas?

Banyak orang bertanya tentang veneer gigi, yaitu salah satu cara untuk memutihkan gigi.

Gigi kuning, gigi bernoda cokelat dan lainnya bisa diputihkan. Banyak orang ingin memiliki gigi putih dan tersusun rapi. Apalagi anak muda. Punya gigi putih bisa menjadi kebanggaan.

Maka, tidak sedikit orang ingin memutihkan giginya. Antara lain dengan veneer gigi. Meskipun veneer gigi biayanya mahal. Bisa sampai jutaan rupiah per gigi.

Bagi mereka yang punya duit banyak, biaya mahal tidak masalah. Yang penting gigi bisa tampil sempurna dalam waktu yang cepat.

Anda Bisa Memilih Bahan Pembuatan Veneer Gigi: Porselin, Keramik, dsb.

 

apakah veneer gigi bisa dilepas

pemasangan veneer gigi (foto:jawapos.com)

Nah, masalahnya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di belakang hari, apakah veneer gigi bisa dilepas? Misalnya, gigi berlubang atau ada efek samping lainnya.

Ya, ketika akan melakukan veneer gigi, maka enamel gigi akan dibersihkan supaya pemasangan veneer gigi bisa melekat dengan sempurna.

Veneer gigi dalam bentuk lapisan buatan dilekatkan pada bagian depan gigi sehingga gigi berubah menjadi gigi putih dan rapi seperti diinginkan pemilik gigi.

Selain warna gigi tampak putih bersih, bentuk gigi juga menjadi rata dan rapi. Gigi yang tadinya tampak renggang antara gigi yang satu dengan lainnya  juga menjadi hilang.

Demikian pula dengan gigi yang retak, bisa disulap menjadi gigi yang rapi, indah dan menawan.

Bahan pembuatan veneer gigi bermacam-macam. Ada dari bahan porselin, keramik, komposit, dan lainnya. Tentu perbedaan bahan membuat harga veneer gigi bervariasi.

Demikian juga biaya pemasangan veneer gigi. Biayanya bervariasi akibat bahan pembuatan veneer yang berbeda-beda. Ditambah jumlah gigi yang harus dipasangi veneer.

Yang merepotkan nantinya, ternyata pemasangan veneer gigi untuk sepanjang hidup. Dengan demikian, veneer gigi tidak bisa dilepas.

Jika dilepas, dikhawatirkan akan terjadi dampak buruk yang sangat merepotkan pasien. Misalnya, terjadi kerusakan gigi secara permanen.

Padahal di sisi lain, usia veneer gigi maksimal hanya 15 tahun untuk bahan porselin.

Maka, sebelum memutuskan untuk memasang veneer gigi, Anda harus mempertimbangkan dengan baik.

Selain itu, setelah memasang veneer gigi, Anda harus berhati-hati jangan sampai melakukan larangan yang bisa mempengaruhi kondisi veneer yang telah dipasang.

Misalnya jangan mengonsumsi minuman teh, kopi, anggur / wine dan makanan-makanan lain yang bisa merusak keindahan gigi.

Demikian pula makanan dengan tekstur keras. juga harus Anda hindari. Misalnya apel, pir, keripik, dsb.

Selain itu, Anda harus selalu membersihkan kotoran atau sisa makanan yang mungkin terselip di antara gigi dan tidak bisa terjangkau oleh sikat gigi.

Jika kotoran dari sisa makanan yang terselip di antara gigi, kemungkinan bisa membuat gigi berlubang. Tentu saja, kondisi akan berpengaruh pada gigi yang lain.

Gigi Menjadi Sensitif dan Jaringan Gigi Mati

Selain itu, veneer gigi membuat gigi Anda lebih sensitif. Hal ini akibat pengikisan enamel gigi sebelum pemasangan veneer. Pengikisan enamel juga bisa menyebabkan jaringan gigi akan mati.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan veneer gigi, pasien perlu berkonsultasi dengan dokter yang berkompeten.

Sebab, kondisi gigi tiap orang berbeda-beda. Dokter akan menelitinya untuk dinyatakan layak atau tidak untuk memasang veneer gigi.

Bila Anda suka mengerat saat tidur, maka tidak cocok untuk pasang veneer gigi. Sebab, sering mengerat saat tidur bisa merusak veneer.

Setelah veneer gigi dipasang pun, Anda memerlukan perawatan gigi secara rutin. Setidaknya melakukan kontrol dokter 6 bulan setelah dilakukan veneer pertama.

Perawatan yang diperlukan antara lain rutin menggosok gigi, flosing, berkumur menggunakan obat kumur antiseptik. Semua bisa Anda lakukan seperti biasa.

Kontrol dokter sangat penting. Kalau di belakang hari ada sesuatu yang tidak beres, veneer tidak bisa dibongkar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ya Anda rutin periksa dokter 6 bulan sekali.

Hal lain yang perlu mendapatkan perhatian adalah tentang warna veneer (gigi). Sebaiknya warna yang dipilih sesuai dengan kulit dan warna mata pasien.

Beberapa dokter menyarankan warna veneer yang Anda pilih jangan terlalu putih. Ya, biar serasi dengan warna kulit Anda.

Penutup

Demikian artikel mengenai Apakah Veneer Gigi Bisa Dilepas. Ternyata tidak bisa dilepas. Pemasangan veneer gigi untuk selama hidup. Maka, hati-hati. Jangan mengonsumsi makanan larangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *