Asam Lambung Naik, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

ASAM lambung naik merupakan gangguan kesehatan yang dialami banyak orang. Asam lambung naik ditandai dengan rasa nyeri di ulu hati atau sensasi panas di dada sampai kerongkongan (esofagitis).

Jika Anda sering merasakan kedua hal itu atau paling tidak terjadi 2 kali dalam satu minggu, maka Anda mungkin menderita sakit asam lambung. Gangguan pencernaan ini dikenal dengan sebutan GERD (gastroesophageal refluux disease)

Penyakit asam lambung yang disebabkan oleh penyakit GERD bersifat kronis. Penyakit ini bisa terjadi 2 kali atau lebih per minggu. Asam lambung bisa kambuh kapan saja.

Menurut dr Yusro Firdaus, jika sakit asam lambung tidak bisa sembuh setelah periksa dokter umum, maka Anda perlu periksa ke dokter gastroenterologis atau spesialis gangguan saluran pencernaan.

Baca – 15 Cara Mengatasi Asam Lambung bagi Wanita Hamil

Dokter ini telah mendapatkan pelatihan khusus tentang saluran pencernaan dan hati, mempelajari fungsi kerongkongan, lambung, usus kecil dan besar, dubur, pankreas dan empedu.

asam lambung naik

Asam Lambung Naik dan Penyebab Terjadinya Sakit Asam Lambung

Asam lambung adalah cairan yang dihasilkan oleh lambung. Kegunaan asam lambung untuk mempermudah pekerjaan lambung. Yakni memecah makanan yang Anda konsumsi agar mudah diserap oleh tubuh.

Tetapi, lambung terkadang menghasilkan produk asam lambung yang jumlahnya berlebihan. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah pada lambung.

Misalnya terjadi refluks asam lambung. Yaitu, asam lambung sering kembali naik ke kerongkongan. Ya, kalau asam lambung naik ke kerongkongan hanya sekali dua kali tak apa. Itu normal.

Tetapi kalau naiknya asam lambung (penyakit GRED) terjadi berkali-kali atau sering, maka kondisi itulah yang dinamakan penyakit asam lambung.

Katup penahan asam lambung yang berada di antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Setelah makanan yang Anda konsumsi masuk ke pencernaan, katup penahan asam lambung justru terbuka.

Baca – Bagaimana Cara Mengatasi Asam Lambung Naik ke Dada

Maka, asam lambung bisa naik ke kerongkongan. Seharusnya, katup itu tertutup kembali dan asam lambung tidak bisa naik ke kerongkongan.

Sakit Asam Lambung Terjadi Setelah Anda Selesai Makan

Pada umumnya sakit asam lambung (GERD) terjadi dua kali lebih per minggu. Waktu kejadiannya setelah Anda mengonsumsi makanan pemicu asam lambung naik.

Penyebab asam lambung macam-macam. Bisa diakibatkan oleh adanya tekanan pada perut saat kehamilan, kegemukan ( obesitas), atau memiliki sindrom hernia perut.

Penyakit asam lambung juga bisa terjadi akibat sering minum alkohol, merokok, menderita sakit diabetes, sakit asma, dan penyakit jaringan ikat.

Gejala dan Tanda-tanda Sakit Asam Lambung

Banyak gejala atau tanda-tanda telah terjadinya sakit asam lambung pada diri Anda. Antara lain:

1. Merasakan sensasi panas atau terbakar) di dada atau nyeri di uluhati. Terkadang rasa nyeri juga sampai ke kerongkongan. Gejala itu kebanyakan terjadi setelah makan. Bisa juga terjadi pada malam hari dan kondisinya lebih buruk.

2. Mulut terasa asam

3. Tenggorokan terasa sakit dan perih

4. Makanan terasa naik dan mengganjal kerongkongan. Sulit menelan.

5. Rasa asam dan pahit pada bagian belakang mulut

6. Merasa mual

7. Muntah

Baca – 10 Jenis Makanan Penyebab Asam Lambung

8. Perut kembung

9. Batuk atau bengek, terutama di malam hari.

10. Suara serak atau tidak jernih

11. Mengi dan batuk

12. Nyeri atau rasa sakit di bagian dada, terutama saat berbaring di malam hari

13. Cegukan

14. Bau tidak sedap pada nafas.

15. Gigi menjadi rusak.

Umumnya, penyakit asam lambung atau GERD yang masih ringan hanya terjadi satu atau dua kali dalam sebulan. Oleh karena itu, penderita tidak perlu penanganan medis khusus. Gejala itu bisa diatasi dengan mengubah pola makan minum obatobat di apotek.

Jika Anda tidak bisa mengatasi sendiri, sebaiknya Anda periksa dokter. Tujuannya supaya sakit asam lambung Anda tidak berlarut-larut.

Sakit asam lambung yang berlarut-larut bisa menimbulkan komplikasi sakit asma.

Cara Mengobati dan Mengatasi Sakit Asam Lambung

Ada 4 cara mengobati dan mengatasi sakit asam lambung. Yakni, memperbaiki pola makan, mengonsumsi makanan yang bisa membantu mengatasi asam lambung, menghindari makanan penyebab asam lambung, dan minum obat asam lambung.

Baca – 6 Susu Rendah Lemak Terbaik untuk Asam Lambung

A. Cara Mengatasi Asam Lambung Naik 

Cara mengatasi asam lambung naik bisa Anda lakukan dengan memperbaiki pola makan supaya penyakit asam lambung Anda reda. Pola makan yang buruk bisa menjadi penyebab sakit asam lambung.

1. Jangan terlambat makan

Anda perlu makan teratur. Baik makan pagi atau sarapan, makan saiang dan makan malam. Jadwal makan perlu Anda jalankan dengan tepat.

Terlambat waktu makan bisa memicu munculnya sakit asam lambung / maag.

2. Jangan Suka Ngemil

Suka ngemil (megonsumsi makanan kecil / ringan) di antara waktu makan juga bisa menyebabkan sakit asam lambung. Sering ngemil membuat pencernaan tak bisa mencerna semua makanan yang masuk dengan cepat. Ini membuat lambung bermasalah. Bahkan akhirnya muncul sakit lambung.

3. Makanlah dengan Porsi Kecil

Makan dengan porsi besar juga bisa membuat masalah di pencernaan. Apalagi saat makan, Anda tidak mengunyah makanan sampai lembut.

Anda lebih baik makan 5 kali sehari dengan porsi kecil daripada makan 3 kali sehari dengan porsi besar.

4. Mengunyah Makanan Sampai Lembut

Cara mengobati dan mengatasi asam lambung yang bisa Anda lakukan adalah mengunyah makanan sampai lembut. Cara ini akan memperingan pekerjaan pencernaan, yakni mengolah makanan yang Anda konsumsi. Sekaligus menghindari terjadinya penyakit asam lambung.

5. Jangan Banyak Minum Saat Makan

Jangan banyak minum saat makan. Banyak minum ketika makan bisa mencairkan asam lambung dan makanan yang Anda konsumsi sulit dicerna.

Baca – 8 Makanan Yang Baik Untuk Penderita Asam Lambung

B. Makanan yang Membantu Mengatasi Asam Lambung

Mengonsumsi makanan berikut ini sangat baik. Bisa membantu mengatasi dan mengobati sakit asam lambung, yakni:

1. Pisang Bisa Menetralisir Asam Lambung.

Buah pisang sangat baik Anda konsumsi untuk meredakan penyakit asam lambung. Sebab, dengan kandungan kadar pH 4,5 – 5,2, konsumsi pisang bisa mentralisir asam di lambung dan meringankan gejalanya.

Buah melon, apel, pepaya, dan pir juga bagus untuk mengatasi sakit asam lambung.

2. Oatmeal Bisa Menyerap Asam Lambung

Oatmeal atau bubur havermut mampu menyerap asam di lambung. Cara ini bisa menghindari asam lambung kembali naik ke kerongkongan. Atau menghindari sakit asam lambung.

Oatmeal mengandung gandum utuh yang kaya akan serat sehingga bisa mencegah sakit asam lambung.

Makanan lain yang juga tinggi serat seperti oatmeal sehingga bagus dikonsumsi penderita sakit asam lambung adalah roti gandum dan beras whole grain. Biskuit regal juga sangat baik untuk Anda konsumsi.

3. Sayuran Hijau Rendah Asam

Mengonsumsi sayuran hijau juga cara terbaik untuk mengatasi sakit asam lambung. Contohnya brokoli, kacang hijau, seledri, kol, bayam, dan lainnya. Sayuran-sayuran tersebut rendah akan asam. Maka, sayuran sangat baik dikonsumsi untuk meringankan gejala refluks.

3. Jahe Anti-Radang.

Jahe punya sifat antiradang alami. Sangat baik untuk menyembuhkan sakit asam lambung. Anda bisa menambahkan jahe parut atau irisan jahe ke dalam smoothie, teh, atau masakan Anda.

4. Putih Telur Rebus

Makanan lain yang juga bagus Anda pilih untuk menyembuhkan sakit asam lambung adalah putih telur rebus. Ya, konsumsi putihnya saja. Yang kuning banyak lemak sehingga berisiko bagi penderita sakit asam lambung.

5. Daging Tanpa Lemak.

Jika Anda ingin mengonsumsi daging, maka pilihlah daging tanpa lemak. Misalnya dada ayam tanpa kulit, daging merah tanpa lemak dengan cara dikukus, dipanggang, atau dibakar. Hindari konsumsi aneka gorengan atau makanan yang digoreng.

Baca  Р12 Pantangan Makanan Untuk Penderita Asam Lambung

C. Makanan Yang Harus Anda Hindari

Menghindari makanan penyebab asam lambung adalah sangat penting. Lebih penting dari dua cara yang lain.

Ada baiknya Anda bisa mencatat konsumsi buah makanan apa yang paling besar pengaruhnya sebagai makanan penyebab asam lambung.

1. Mengonsumsi Cokelat

Anda harus menghindari konsumsi cokelat. Mengonsumsi coklat bisa menyebabkan otot sfingter melemas karena mengandung kafein dan stimulan lainnya, yaitu theobromine. Akibatnya, asam lambung bisa kembali naik ke kerongkongan. Apalagi, coklat juga mengandung lemak tinggi.

2. Minuman Bersoda

Soda merupakan minuman yang berkarbonasi. Maka, minum minuman bersoda bisa membuat perut kembung dan memicu asam lambung naik.

Bahkan, minuman bersoda juga mengandung kafein sehingga bisa memperburuk sakit asam lambung Anda. Bisa membuat kondisi asam di lambung semakin buruk. Minuman bersoda bisa membuat Anda mual, panas lambung, dan mulas.

3. Makanan yang Digoreng

Anda juga harus menghindari penyebab sakit asam lambung lainnya. Misalnya mengonsumsi aneka gorengan.Makanan yang digoreng bisa memicu refluks. Makanan digoreng juga bisa menyebabkan kolesterol naik tingi.

4. Minum Alkohol

Seperti halnya minuman bersoda, maka bir, anggur, dan minuman keras lainnya bisa menyebabkan refluks. Alkohol bisa merelaksasi katup di bawah esofagus yang bisa menyebabkan refluks.

5. Makanan Berlemak.

6. Makanan Rasa Pedas dan Asam.

Makanan rasa pedas seperti sambal atau makanan lain yang menggunakan banyak cabai. onsumsi makanan pedas bisa meningkatkan sakit asam lambung.

Baca – 8 Obat Herbal Mempercepat Asam Lambung Sembuh

Demikian pula mengonsumsi buah rasa asam, tapai ketela atau tapai ketan, tomat, saus, dsb. nda sebaiknya menghindari semua makanan / buah rasa pedas dan asam.

Penutup

Sakit asam lambung sering menjengkelkan. Banyak orang menganggap hal sepele. Tetapi, pengobatannya memerlukan perhatian serius. Selain itu, penderta harus menghindarkan makanan pemicu asam lambung.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *