Cara Melepas Veneer Gigi Sendiri – Hati-hati Ada 4 Risiko

Diposting pada

CARA melepas veneer gigi sendiri. Karena berbagai alasan, beberapa orang bertanya apakah veneer gigi bisa dilepas. Jika bisa, apakah pelepasannya dapat dilakukan sendiri.

Jawabannya tentu saja bisa. Maksudnya, Anda bisa mencopot veneer gigi jika ada hal yang memaksa. Apakah pelepasannya Anda lakukan sendiri, melalui teman, atau melalui tukang gigi.

Tetapi, kata seorang dokter gigi, Anda harus menggantinya dengan veneer gigi yang baru. Jika tidak diganti dengan veneer baru, maka Anda akan sering merasakan gigi ngilu.

Mengapa? Karena saat akan pasang veneer, gigi bagian depan dirapikan dengan cara menggerus email gigi. Nah, ketika veneer yang sudah dipasang kembali dilepas, gigi Anda akan terbuka. Tak ada pelindung, yakni email gigi.

Risiko Cara Melepas Veneer Gigi Sendiri – Gigi Jadi Kecil dan Jelek

Oleh karena itu, yang terbaik adalah kembali berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis mengenai kondisi veneer gigi Anda. Apa yang seharusnya dilakukan dengan permasalahan gigi Anda. Apakah veneer gigi bisa dilepas?

cara melepas veneer gigi sendiri

seorang artis pakai veneer gigi (foto:theclinicindonesia.com)

Memasang veneer gigi memang komitmen seumur hidup. Artinya, jika Anda sudah memutuskan untuk memasang veneer, maka veneer tidak bisa dilepas. Sebab, pemakaiannya adalah untuk sepanjang hidup.

Jika terjadi permasalahan seperti pemasangan veneer sudah 10 tahun lebih, ya harus diganti veneer yang baru.

Selain itu, veneer gigi setelah dipasang memerlukan perawatan dengan baik dan kontinyu. Ditambah, Anda harus menghindari makanan pantangan veneer.

Jika ternyata perawatan gigi Anda abaikan atau Anda melanggar pantangan, maka veneer gigi akan mengalami masalah. Anda tidak lagi merasa nyaman dengan veneer gigi. Anda pun menyesal dan berkeinginan melepas veneer.

Tetapi, bagaimana cara melepas veneer gigi sendiri? Bolehkan veneer gigi dilepas? Apa saja risiko melepas veneer gigi? Ya, berikut ini empat risiko yang akan terjadi jika Anda melepas veneer gigi.

1. Anda justru akan sering merasa gigi ngilu

2. Tampilan gigi jelek, terlihat kecil, dsb.

3. Veneer gigi Anda justru bisa rusak

2. Warna gigi putih berubah jadi gigi warna kuning

Jadi, masalahnya bukan bagaimana cara melepas veneer gigi komposit atau melepaskan veneer gigi porselin, tetapi akibat dari pelepasan veneer seperti telah disebutkan di atas.

Maka, ada baiknya juga Anda ketahui efek samping pemasangan veneer gigi sehingga Anda bisa mencegah terjadinya efek samping.

Misalnya, setelah pemasangan veneer, gigi menjadi sensitif. Cara mengatasinya, Anda jangan mengonsumsi makanan minuman panas atau dingin.

Pemasangan Veneer Gigi Memerlukan Perawatan yang Intensif

artis Marshanda melakukan perawatan gigi

Oleh karena itu, drg Dian Novita Sari, CEO and Founder Dianov Dental Care di Malang, Jawa Timur menyarankan kepada mereka yang tampilan giginya sudah baik tidak usah memasang veneer.

Mengapa? Karena veneer gigi memerlukan perawatan yang tinggi. Jika tidak bisa melakukan perawatan veneer gigi sesuai dengan standar yang seharusnya, malah di belakang hari akan timbul masalah.

Maka, dia menyarankan mereka tidak usah pasang veneer. Tetapi, menggunakan cara lain. Veneer hanya diperlukan oleh mereka yang memang giginya buruk atau mereka dituntut untuk selalu tampil sempurna seperti artis, penyanyi, dsb.

Baca – 5 Sabun Terbaik untuk Pemutih Wajah

Biaya perawatan veneer gigi juga tidak murah. Jadi, Anda tidak hanya mengeluarkan biaya besar ketika pasang veneer, tetapi juga biaya besar untuk perawatannya. Bisa sampai Rp 2 juta – Rp 3 juta.

Oleh karena itu, drg Dian Novita Sari menolak permintaan pemasangan veneer dari orang yang giginya sudah baik. Mereka disarankan untuk memilih cara lain seperti pemutihan gigi (whitening) atau bleaching gigi. 

Nah, jelaslah bahwa cara melepas veneer gigi sendiri sebaiknya dihindari. Jika ada masalah dengan pemasangan gigi veneer, maka masalahnya perlu dipecahkan.

Selain itu, lakukan perawatan veneer dengan baik sehingga segalanya aman. Jika tidak dirawat dengan baik, maka veneer gigi bisa cepat rusak dan membuat warna atau bentuk gigi kembali ke seperti semula, bahkan bisa saja lebih buruk.

Cara Merawat Veneer Gigi Biar Tidak Rusak

Bagaimana cara merawat veneer gigi? Berikut petunjuk dari drg Aynie Yunita, SpKG, spesialias konservasi gigi di Jakarta seperti dikutip oleh auydental.com.

1. Jangan mengonsumsi minuman kopi, teh, alkohol dan soto (sroto). Minuman makanan itu bisa membuat gigi Anda berubah jadi warna kuning. Jika sering mengonsumsi, warna kuning gigi makin lama akan makin terlihat.

2. Hindari merokok. Dengan sering merokok, gigi veneermu juga bisa berubah warna. Yakni, dari warna veneer putih jadi kuning.

Nikotin yang Anda dapatkan dari rokok saat Anda mengisapnya, kian lama juga membuat gigi warna kuning. Bahkan, kecoklatan.

Walaupun perubahan warna veneer bisa diatasi dengan poles gigi, Anda sebaiknya tetap tidak merokok. Poles gigi bisa dilakukan tiap 3 – 6 bulan sekali jika veneer gigi dari bahan komposit. Jika bahan veneer dari porselen, perawatan perlu dilakukan 5 – 15 tahun sekali.

3. Jangan menggigit benda keras. Bisa-bisa gigi Anda akan patah dan veneernya rusak.

Dengan perawatan gigi veneer secara baik dan periodik, Anda akan terhindar dari kerusakan veneer. Anda tidak perlu lagi bertanya bagaimana cara melepas veneer gigi sendiri. Dengan perawatan yang baik, veneer gigi tidak akan menimbulkan masalah.

Baca Juga:

Semoga artikel tentang cara melepas veneer gigi sendiri ini bermanfaat untuk Anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *