Cara Mudah Mencegah Diabetes Keturunan

Diposting pada

SESEORANG bisa menderita penyakit diabetes akibat keturunan. Artinya, jika orang tua punya penyakit diabetes, maka anaknya juga bisa kena diabetes. Namanya diabetes keturunan (genetik).

Pertanyaannya, apakah seseorang bisa mencegah terjadinya diabetes keturunan? Bagaimana cara mencegah diabetes keturunan? Apa yang harus Anda lakukan supaya anak Anda tidak kena diabetes? Atau jika Anda selaku anak, bagaimana caranya biar tidak kena diabetes seperti orang tua Anda?

Ya, banyak orang menderita diabetes akibat orang tuanya juga punya penyakit diabetes. Tetangga saya menderita diabetes karena ayahnya penderita diabetes. Tidak hanya dia. Kakaknya juga telah kena diabetes sejak beberapa tahun lalu.

Pakar Teknologi Pangan dan Gizi Departemen Ilmu Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Made Astawan menyatakan bahwa sekitar 80 persen penyakit diabetes timbul akibat faktor keturunan dan pola makan yang tidak sehat. Selain itu juga akbat jarang melakukan aktivitas olahraga.

“Penyakit diabetes stadium dua biasanya rentan pada usia 40 tahun ke atas dan diabetes stadium 1 sejak usia anak-anak,” katanya.

Lakukan Rumus “Cerdik” – Cara Mencegah Diabetes Keturunan

cara mencegah diabetes keturunan

Faktor keturunan (genetik) memang bisa menjadi penyebab terjadinya penyakit diabetes pada diri seseorang. Tetapi, terjadinya penyakit diabetes tidak otomatis.

Ada beberapa faktor pendukung yang membuat diabetes akibat keturunan bisa berkembang. Jika faktor-faktor pendukung itu tidak ada pada tubuh Anda, maka penyakit diabetes keturunan tidak akan terjadi.

Artinya, Anda tidak akan kena diabetes. Dengan demikian, Anda bisa mencegah terjadinya sakit diabetes pada diri Anda. Bagaimana cara mencegah diabetes?

Menurut Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Prof Dr dr Agung Pranoto SpPD-KEMD, cara mencegah diabetes, termasuk diabetes akibat keturunan, adalah dengan mempraktekkan pola hidup sehat. Rumusnya adalah “cerdik”.

Maksudnya adalah:

C = Cek kesehatan rutin minimal setahun sekali. Antara lain cek gula darah, kolesterol, jantung, dan asam urat. Dengan cara ini Anda bisa tahu persis berapa kadar gula darah Anda. Normal, naik tinggi, atau rendah. Ditambah rutin cek berat badan dan tensi darah.

E = Enyahkan (jauhi) asap rokok. Baik untuk perokok aktif ataupun perokok pasif. Maksud perokok pasif adalah orang yang berada di dekat perokok sehingga dia juga ikut mengisap asapnya.

R = Rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit 5 kali seminggu. Jika tidak bisa 30 menit, 20 menit juga nggak apa-apa. Yang penting melakukan aktivitas fisik dan berkeringat. Cara ini bisa membakar kalori sehingga Anda menjadi sehat.

D = Diet seimbang. Artinya, asupan tiap hari harus 50% berupa buah dan sayur, 25% protein, dan 25% karbohidrat. Jadi, yang lebih banyak untuk Anda konsumsi adalah buah dan sayur. Jangan dibalik. Yang banyak karbohidrat, lalu buah dan sayurnya sedikit.

Makanan minuman yang mengandung karbohidrat tinggi antara lain teh manis, sirup, minuman bersoda, jus buah kemasan, kopi kalengan atau sachetan, dan lainnya.

Anda juga bisa mencegah dan mengatasi diabetes dengan membuat masakan dengan resep khusus untuk penderita diabetes. Ini adalah cara yang efektif untuk menurunkan gula darah/mengatasi diabetes.

I = Istirahat cukup. Setidaknya 7 – 8 jam sehari. Tidur termasuk istirahat.

K = Kelola stres. Maksudnya, kendalikan stres. Jangan sering stres. Apalagi stres berat. Anda haus jauhi itu.

Coba cek, dari rumus “Cerdik”, apa yang belum Anda lakukan? Kalau ada yang belum Anda lakukan, coba lakukan semua sehingga Anda bisa terbebas dari kemungkinan kena diabetes. Meskipun orang tua menderita sakit diabetes, Anda bisa terhindar dari diabetes dengan menerapkan pola makan sehat.

Daftar Makanan yang Harus Anda Hindari /Batasi

Sebagai penjabaran rumus “Cerdik” untuk mengatasi / menyembuhkan diabetes, ada beberapa makanan yang harus Anda hindari atau batasi konsumsinya supaya Anda tidak terkena diabetes. Atau diabetes Anda bisa disembuhkan. Walaupun tidak bisa sembuh 100%.

Baca Juga: 9 Alat Cek Gula Darah Terbaik Hasil Akurat

Beberapa makanan yang harus Anda hindari / batasi antara lain:

1. Makanan dengan karbohidrat tinggi

Antara lain tepung putih, gula putih dan nasi dari beras putih. Makanan-makanan ini kalorinya tinggi dengan kadar gula yang juga tinggi. Termasuk makanan yang harus dihindari karena kandungan kalori tinggi adalah roti, muffin, kue, kerupuk, donat, pasta, kacang polong, jagung, atau ubi jalar.

2. Manisan buah kering

Namanya manisan, tentu ada penambahan gula. Maka, mengonsumsi manisan buah kering dan buah segar tidak sama.
Mengonsumsi manisan kering bisa menyebabkan Anda kena diabetes. Dalam proses pembuatan akan selalu ditambahkan banyak gula, zat pengawet dan pewarna sehingga tidak sehat. Maka, hindari manisan kering biar diabetes Anda tidak teru meningkat.

3. Minuman bersoda

Minuman bersoda segar dan manis. Apalagi dikonsumsi di tengah terik matahari atau di kala Anda sangat haus. Rasa minuman bersoda benar-benar bisa menjadi peleps dahaga.

Tetapi di balik rasa segar dan manis, ada potensi menyebabkan Anda kena sakit diabetes atau diabetes Anda makin berat. Maka, batasi konsumsi minuman bersoda. Jangan banyak-banyak minumnya dan jangan minum tiap hari.

4. Minuman yang sangat manis akibat banyak gula

Ada banyak minuman yang rasanya sangat manis karena penambahan banyak gula seperti jus, teh, susu, kopi, atau soda. Meskipun sehat, tambahan gula pada minuman tersebut mengandung karbohidrat yang besar. Ini tentu akan memengaruhi gula darah dan meningkatkan risiko berat badan bertambah. Efeknya, Anda bisa kena penyakit gula darah tinggi atau diabetes.

5. Mengandung lemak jenuh dan lemak trans

Mengonsumsi banyak makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans bisa meningkatkan kolesterol. Ini otomatis akan membuat Anda mudah kena penyakit diabetes. Maka, hindari daging olahan, daging merah, makanan digoreng, makanan dipanggang, mentega, keju, dan susu berlemak.

6. Makanan kelompok junk food.

Anda juga harus menghindari konsumsi makanan junk food secara berlebihan atau tiap hari. Ini bisa membuat Anda berisiko mudah kena diabetes.

Makanan kelompok junk food antara lain keripik, kentang goreng, dan minuman ringan. WHO mengelompokkan makanan yang termasuk junk food adalah makanan dalam kaleng, makanan yang digoreng, dan makanan yang diasinkan.

Sering mengonsumsi makanan kelompok junk food bisa meningkatkan risiko kena diabetes sampai 70%. Jadi, cukup tinggi. Maka, hati-hati dengan makanan-makanan di atas.

Baca Juga: 10 Sandal Diabetes Terbaik untuk Mengatasi Diabetes

Sekali lagi, Anda boleh mengonsumsi tetapi sedikit dan tidak tiap hari. Namun, menghindari makanan penyebab diabetes lebih baik, terutama bagi Anda yang sudah kena diabetes. Yang penting Anda harus selalu sehat.

Penutup

Diabetes termasuk penyakit yang risikonya berat. Jika sudah kena diabetes, penyembuhannya tidak mudah. Selain itu, diabetes sering tidak memberi tanda-tanda. Tahu-tahu diabetes yang Anda derita sudah parah. Sebelumnya Anda merasa sehat dan mengonsumsi makanan tanpa batasan.

Maka, mencegah lebih baik daripada mengobati. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.