11 Kesalahan Cara Mencuci Tangan – Bisa Menyebabkan Penyakit

Diposting pada
Terima Kasih untuk Berbagi

CARA mencuci tangan – Masih banyak orang tidak cuci tangan sebelum makan. Atau cuci tangan tetapi dengan cara salah. Menurut penelitian, ada 90% orang yang melakukan cuci tangan dengan cara tidak benar.

Misalnya, cuci tangan tetapi waktunya hanya sebentar. Mencuci tangan tidak memenuhi standar. Ini membuat tangan belum bersih dari kuman berbahaya penyebab munculnya penyakit.

Oleh karena itu, jika Anda ingin selalu sehat, Anda harus melakukan cuci tangan sebelum mengonsumsi sesuatu makanan dan minuman dengan benar. Tidak lain tujuannya supaya tubuh Anda selalu sehat.

Kuman yang biasa bersarang di tangan adalah salmonela, E.coli dan norovirus. Sumber kuman bisa dari toilet, saat Anda mengganti popok bayi, berjabat tangan dengan orang lain, dsb.

Daftar 11 Kesalahan Cara Mencuci Tangan dan Cara Menghindarinya

cara mencuci tangan

(foto:puskesmasajibarang.com)

Pertanyaannya, bagaimana cara melakukan cuci tangan dengan benar? Kesalahan apa saja yang masih sering terjadi saat cuci tangan? Bagaimana supaya kita terbiasa untuk cuci tangan sebelum mengonsumsi makanan?

Berikut ini 11 kesalahan cara mencuci tangan yang sering terjadi. Jika Anda termasuk dari mereka yang masih melakukan kesalahan ketika mencuci tangan, maka perbaiki segera supaya Anda tetap sehat.

1. Cuci Tangan Kurang dari 20 Detik

Menurut ketentuan kesehatan, cara mencuci tangan yang baik dan benar harus dilakukan dalam waktu 20 detik. Kalau kurang dari 20 detik, cuci tangan belum bisa menghilangkan kuman penyebab penyakit.

Waktu 20 detik sebenarnya sangat singkat. Tetapi, dari hasil penelitian, 90% orang mencuci tangan terlalu cepat. Kurang dari 20 detik. Kebanyakan orang mencuci tangan hanya sekitar 6 detik.

2. Tidak Mencuci Celah-celah Jari

Bagaimana Anda ketika mencuci tangan? Selain mencuci telapak tangan, Anda juga harus membersihkan celah-celah jari sekaligus membersihkan kuku.

Jika celah-celah jari tidak dibersihkan, bisa jadi kuman masih bertengger dan menjadi ancaman bagi kesehatan Anda. Banyak kuman berdiam di celah-celah jari.

3. Tidak Mengeringkan Tangan dengan Benar

Cara mengeringkan tangan setelah cuci tangan juga tidak boleh sembarangan. Gunakan tisu. Bukan kain atau handuk yang dipakai oleh banyak orang. Ini cara yang tidak sehat.

Juga jangan menggosokkan tangan yang basah pada baju atau pakaian yang Anda kenakan.

4. Pakai Hand Sanitizer dalam Kondisi Darurat

Cara mencuci tangan yang efektif adalah dengan air mengalir seperti di wastafel dan menggunakan sabun. Jika Anda menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol boleh saja. Itu juga mengatasi beberapa mikroba. Tetapi, belum semua kuman bisa dibersihkan dari tangan Anda.

Demikian pula bahan kimia berbahaya. Tidak bisa hilang dengan hand sanitizer. Anda harus membersihkan tangan dengan sabun supaya kuman norovirus dan Clostridium difficile mati. Kuman itu bisa menyebabkan diare dan radang usus besar.

5. Jangan Pegang Kenop Pintu Kamar

Setelah cuci tangan, Anda sebaiknya tunggu sampai kering atau dikeringkan dengan tisu. Jangan memegang kenop pintu setelah membersihkan tangan.

Sebab, kenop pintu juga tempat bersarangnya banyak kuman. Nanti tangan Anda kembali kena kuman. Lebih baik membuka kenop pintu dengan tisu.

6. Jika Cuci Tangan Menggunakan Sabun

Jika Anda mencuci tangan menggunakan sabun batangan, bukan sabun cair, maka sabun sebaiknya dibilas air dulu sebelum digunakan. Tujuannya biar sabun bebas dari kuman.

Setelah digunakan, sabun batangan harus dibilas lagi dan diletakkan di tempat yang berongga atau ada lubang-lubangnya sehingga sabun bisa kering atau tidak lembab.

7. Jika Anda Menggunakan Sabun Antibakteri

Jika Anda menggunakan sabun antibakteri untuk cuci tangan, Anda sebaiknya tidak terlalu sering. Penelitian menunjukkan terlalu sering menggunakan sabun antibakteri justru membuat tubuh resisten terhadap antibiotik. Bahkan, bisa mengubah cara kerja beberapa hormon dalam tubuh Anda.

Maka, gunakan saja sabun antiakteri secukupnya. Jangan berlebihan. Bisa menjadi senjata makan tuan.

8. Menggunakan Air Panas dan Air Dingin Sama Saja

Kesalahan cara mencuci tangan lainnya adalah hanya menggunakan air panas. Sebenarnya, mencuci tangan dengan air panas dan air dingin sama saja. Tidak ada penelitian yang mengatakan bahwa mencuci tangan dengan air panas lebih efektif. Kalau ingin menggunakan air panas, ya jangan terlalu panas. Nanti malah bisa melukai tangan Anda.

9. Hati-hati Menggunakan Sabun Cuci Piring

Bagaimana cuci tangan dengan menggunakan sabun cuci piring?

Di wastafel dapur, kebanyakan ibu-ibu menempatkan sabun cuci piring cair. Tetapi, amankah sabun cuci piring untuk membersihkan tangan?

Ya, boleh-boleh saja. Tetapi, hati-hati bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Sebab, sabun cuci piring lebih “keras” daripada sabun biasa. Sabun cuci piring untuk menghilangkan lemak, kotoran, dan bau pada alat-alat dapur.

Terlalu banyak menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkan tangan bisa menyebabkan minyak alami pada tangan hilang.

10. Mengeringkan Tangan Menggunakan Mesin Pengering

Anda sebaiknya mengeringkan tangan dengan tisu. Jangan menggunakan mesin pengering karena cara ini tidak sehat.

11. Jika Tidak Ada Air dan Sabun

Bagaimana jika Anda kesulitan mendapatkan air dan sabun?

Ini biasa terjadi kalau berada di luar ruangan (outdoor). Anda bisa membersihkan tangan dengan menggunakan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer.

Usapkan cairan hand sanitizer ke bagian tangan Anda seluruhnya. Tunggu sampai cairan mengering dan Anda baru bisa beraktivitas lain. Cara terbaik tetap menggunakan air dan sabun.

Penutup

Demikian artikel mengenai 11 kesalahan cara mencuci tangan yang sering terjadi pada kebanyakan orang, termasuk diri kita mungkin. Semoga kita selalu berusaha untuk membersihkan tangan saat akan mengonsumsi makanan minuman, termasuk ketika mengonsumsi makanan kecil.

Tujuannya tidak lain supaya tubuh kita selalu sehat. Sebab, tangan yang tidak dibersihkan menjadi sarang kuman yang bisa membuat tubuh kita sakit.