7 Cara Mengatasi Bayi Susah BAB – Kenali Ciri-cirinya

Diposting pada

CARA mengatasi bayi susah BAB gimana ya? Bayi susah BAB memang merupakan problem yang sering dihadapi oleh Bunda. Maka, Bunda perlu mengenalinya dan berwaspada. Lebih-lebih jika peristiwa itu terjadi ketika si kecil masih dibawah usia 6 bulan.

Masalah bayi susah BAB jangan dianggap sepele, masalah kecil atau ringan. Masalah sembelit atau konstipasi bisa berakibat buruk bagi kesehatan si bayi jika Bunda tidak segera mengatasinya.

Baca – 2 Merk Susu Formula untuk Bayi Susah BAB yang Aman

Tentu saja, untuk bisa mengatasi bayi susa BAB dengan tepat dan cepat, Bunda perlu mengetahui tanda-tanda bayi susah BAB dan bagaimana caranya mengatasi bayi susah BAB. Apa yang harus Bunda lakukan?

Apa Saja Ciri-ciri Bayi Susah BAB dan Cara Mengatasinya?

Berikut ini tanda-tanda atau ciri-ciri bayi susah BAB. Baik bayi usia 0 – 6 bulan atau bayi usia 6 – 12 bulan atau usia 1 tahun lebih.

cara mengatasi bayi susah bab

angkat kaki bayi dan gerak-gerakkan biar bab lancar (foto:popmama.com)

Umumnya bayi usia 0 – 6 bulan belum mengonsumsi makanan lain kecuali dari susu ibu. Tetapi karena ada faktor tertentu, maka Bunda terpaksa harus memberikan susu tambahan kepada si kecil, termasuk susu formula.

Ciri-ciri bayi susah BAB antara lain:

1. Buang air besar (BAB) hanya sekali atau sama sekali tidak BAB dalam satu minggu. Seharusnya, setidaknya 2 kali BAB dalam seminggu. Tetapi, untuk bayi usia 0 – 6 bulan dan hanya mengonsumsi ASI, BAB seminggu sekali masih normal.

2. Bentuk kotoran (tinja) bayi lebih keras dari biasanya. Meskipun jumlah (frekuensi) BAB tetap seperti waktu sebelumnya.

3. Si kecil tampak kesakitan ketika buang air besar.

4. Bayi suka rewel dan menangis sambil mengangkat kakinya.

5. Jika masalah bayi susah BAB yang sudah parah akan ada bercak darah pada popok bayi.

Baca – Merek Susu Terbaik untuk Menambah Berat Badan Bayi 6 – 12 BulanĀ 

6. Perut terasa keras ketika diraba. Ini terjadi akibat kotoran (tinja) si bayi yang belum bisa keluar dan mengendap di perut.

Jika Bayi Susah BAB Lebih dari 2 Minggu

Jika Bunda mengetahui ada ciri-ciri bayi susah BA seperti disebutkan di atas pada si kecil, maka segera atasi agar putra atau putri Bunda segera terlepas dari penderitaan yang dialami.

Jika si kecil sulit BAB lebih dari 2 minggu, maka segera periksakan ke dokter. Lebih-lebih jika si kecil juga mengalami muntah-muntah, badan demam, ada darah pada popoknya, berat badannya turun, dan ada benjolan pada anus.

Hindarkan bayi Bunda dari kemungkinan terjadi susah BAB berulang dan sulit BAB kronis. Kondisi seperti itu bisa menyebabkan masalah serius pada saluran pencernaan.

7 Cara Mengatasi Bayi Susah BAB

Jika bayi Bunda ternyata mengalami sulit BAB, bagaimana cara mengatasinya? Cara mengatasi bayi susah BAB sesungguhnya sangat mudah. Oleh karena itu, jika bayi Bunda mengalami sulit BAB, jangan panik. Lakukan bebetapa cara berikut ini.

1. Perbanyak Minum Air Putih atau Perbanyak ASI

Jika bayi Anda sudah biasa minum air putih, maka untuk mengatasi bayi sulit BAB, Bunda bisa memberikan minuman air putih lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.

Baca – 5 Makanan untuk Bunda yang Menyusui agar Bayi Cepat Gemuk

Ketika bayi habis makan, Bunda bisa menambahkan minuman air putih 1/4 – 1/2 gelas / cangkir.
Jika si kecil masih umur dibawah 6 bulan sehingga belum mengonsumsi makanan / minuman lain, maka perbanyak asupan ASI.

2. Berikan Makanan Tinggi Serat

Cara mengatasi bayi susah BAB lainnya yang bisa Bunda lakukan adalah memberikan makanan tambahan untuk si kecil dengan makanan tinggi serat. Baik dari buah, sayuran atau bubur.

Buah tinggi serat yang baik untuk si kecil antara lain apel, pir, pisang, dsb. Tentu saja, buah itu harus dihaluskan dulu.

Sayuran yang bisa diberikan kepada si kecil antara lain bayam, brokoli, kacang polong, kacang-kacangan, dsb. Sayuran ini tinggi serat.

Sayuran bisa dipadukan dengan buah. Dihaluskan (lembutkan) dan hasilnya diberikan kepada si kecil.

3. Bubur Oatmeal

Anda juga bisa memberikan bubur oatmeal kepada si kecil. Bunda bisa menambahkan puree biar bubur terasa sedikit manis.

4. Gerak-gerakkan Kaki Si Kecil

Pilihanlain tentang cara mengatasi bayi susah BAB dengan menggerak-gerakkan kaki si kecil. Caranya, tidurkan si bayi dalam posisi telentang.

Lalu, angkat kedua kakinya dan gerak-gerakkan sehingga tampil seperti orang mengayuh sepeda.

5. Pijat Perutnya

Pijat perut juga merupakan cara mengatasi bayi susah BAB yang bisa Bunda pilih. Cara memijat perut bayi adalah tidurkan si bayi dalam posisi telentang. Lalu pijat perutnya perlahan-lahan dengan tangan

Baca – Susu Appeton Sangat Cepat Menaikkan Berat Badan Anda

Bunda melingkar seperti putaran jarum jam. Makin lama, pijatan makin melebar. Jika si kecil menangis, kurangi tekanan pijat sehingga terasa lebih nyaman bagi si bayi.

6. Mandikan Bayi dengan Air Hangat

Memandikan bayi dengan air hangat. Tujuannya biar badan si bayi terasa nyaman dan membuatnya lebih rileks (santai). Dengan kondisi yang nyaman, si bayi bisa BAB dengan lancar. Tidak akan mengalami sulit BAB.

7. Hentikan Konsumsi Susu Formula

Jika si kecil biasa minum susu formula, coba hentikan sementara. Adakalanya seorang anak / bayi tidak tahan mengonsumsi susu formula. Tetapi kalau mengonsumsi susu formula tak masalah untuk bayi Anda, maka masalah bayi sulit BAB bukan karena susu formula. Tetapi akibat faktor lain.

Demikian artikel mengenai 7 cara mengatasi bayi susah BAB yang bisa Anda pilih. Semua cara yang dipaparkan di sini sangat mudah dilakukan. Dengan demikian tidak sulit Bunda untuk membuat bayi Bunda tumbuh sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *