5 Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi 6 Bulan dengan Mudah

Diposting pada

BAGAIMANA cara mengatasi sembelit pada bayi 6 bulan? Sembelit atau sulit buang air besar (BAB) adalah masalah yang sering dialami bayi. Jika menghadapi bayi yang sulit BAB, maka Bunda jangan panik.

Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan. Tetapi, Bunda sebaiknya selalu memperhatikan kesehatan si bayi. Jika ada tanda-tanda si kecil sulit BAB, Bunda harus segera mengatasinya sehingga putra-putri Bunda bisa terlepas dari penderitaan sulit BAB.

Berikut ini beberapa cara mengatasi sembelit yang dialami oleh si kecil usia 6 bulan. Caranya sangat mudah. Bunda bisa melakukan sendiri tanpa harus periksa dokter atau datang ke Puskesmas. Baca 5 Makanan Ibu Menyusui Biar Si Kecil Lancar BAB. 

1. Hentikan Pemberian Susu Formula

cara mengatasi sembelit pada bayi 6 bulan

Salah satu cara mengatasi bayi sembelit adalah hentikan pemberian susu formula. Mungkin susu formula tidak cocok untuk si kecil. Berikan air susu ibu (ASI) sepenuhnya untuk bayi.

Tentu saja, dalam hal ini Bunda juga harus berusaha agar ASI yang dihasilkan berkualitas dan mencukupi kebutuhan anak.

Jika tetap ingin memberikan susu tambahan untuk si kecil, maka pilihlah susu formula yang mengandung pebriotik. Atau pilih merek lain yang lebih aman atau lebih cocok dengan pencernaan putra/putri Bunda.

Kandungan pebriotik dalam susu formula bisa meningkatkan kesehatan pencernaan dan membuat faces (tinja) menjadi lunak. Dengan cara ini, maka terjadinya sembelit atau susah BAB bisa dihindari.

Baca – Bayi Usia 1 Bulan Sulit BAB tetapi Kentut Terus. Mengapa?

2. Rajin Minum Air Putih

Bunda bisa memberikan asupan cairan seperti minuman air putih yang lebih banyak kepada si kecil. Meskipun anak belum merasa haus. Tetapi berikan minum air putih dalam jumlah yang cukup biar tidak mengalami sembelit. Tinjanya bisa lebih lunak, tidak mengeras.

3. Banyak Mengonsumsi Makanan Berserat

Memberikan makanan tinggi serat juga merupakan cara mengatasi sembelit pada bayi umur 6 bulan yang cukup baik. Makanan kaya serat antara lain bisa Anda temukan pada sayuran, kacang-kacangan dan buah.

Tetapi, bayi yang sembelit jangan diberi makanan pisang dan keju. Sayuran dan buah yang bisa Bunda pilih untuk si kecil adalah sayur daun-daunan, buah naga, mangga, dan pir.

Jika si kecil masih mengonsumsi ASI, maka Bunda juga harus mengonsumsi makanan tinggi serat. Dengan cara ini, ASI yang dihasilkan telah cukup serat dan tidak membuat si kecil sulit BAB.

4. Kebiasaan yang Berubah

Kebiasaan sehari-hari bayi yang berubah juga bisa membuat si kecil sulit BAB. Misalnya saat ada bertamu di rumah saudara atau orang tua yang jauh. Atau ketika melakukan traveling atau wisata.

Baca – 7 Cara Mengatasi Bayi Susah BAB dan Kenali Cirinya

Kondisi fisik yang lelah akibat perjalanan jauh juga bisa membuat si bayi mengalami sembelit. Maka, Bunda tak perlu panik jika tiba-tiba si kecil tidak BAB seperti biasanya. Yang penting jaga kesehatan ASI, banyak minum air putih, dsb.

5. Memijat Perut Bayi dengan Minyak Telon

Cara mengatasi sulit BAB pada bayi usia 6 bulan juga bisa Bunda lakukan dengan memijat perut si kecil dengan minyak yang hangat seperti minyak telon. Pijat dengan menggunakan dua tangan pada bagian perut dengan membentuk huruf U.

Pijat pula iga bagian kiri ke bawah membentuk huruf I. Pijat juga bagian kanan perut naik ke atas dan berakhir di perut bagian kiri. Pijatan berakhir di perut bagian kiri. Pijatan seperti itu bisa membantu si kecil bisa BAB dengan lancar.

Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi 6 Bulan MPASI

Bagaimana cara mengatasi sembelit pada bayi 6 bulan MPASI? Anda bisa memberinya puree dari buah pir alpukat, brokoli, wortel atau pepaya tua. Cara ini akan si kecil meredakan sembelit dan memperlancar buang air besar.

Imbangi makanan berserat dengan memberikan makanan yang mengandung protein dan lemak. Atau dengan memberikan buah-buahan yang minim serat tapi kaya air.

Demikian artikel mengenai cara mengatasi sembelit pada bayi usia 6 bulan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *