10 Cara Mengobati Luka pada Penderita Diabetes Basah

Diposting pada

CARA mengobati luka pada penderita diabetes. Hati-hati jika Anda menderita diabetes. Anda jangan melakukan sesuatu yang menyebabkan Anda terluka. Penyembuhan luka diabetes bisa memakan waktu yang sangat lama.

Ya, penyembuhan luka pada penderita diabetes sering tidak mudah dan memakan waktu panjang. Penderita sering jenuh, mengapa lukanya tidak segera sembuh. Padahal, dia selalu mengobatinya. Jika luka terus membesar, akhirnya dokter meminta untuk amputasi atau dipotong.

Lalu, bagaimana cara mengobati luka pada penderita diabetes basah? Adakah cara menyembuhkan luka dengan cepat?

Istilah diabetes basah dan diabetes kering sebenarnya tidak dikenal di kalangan medis. Yang lazim adalah diabetes tipe 1, tipe 2, dan diabetes tipe gestasional untuk ibu hamil. Istilah diabetes basah dan diabetes kering dikembangkan oleh masyarakat.

Sulitnya Mengobati Luka pada Penderita Diabetes di Bagian Kaki

Jika Anda punya luka, apalagi Anda telah tahu bahwa diri Anda menderita diabetes, maka luka harus segera disembuhkan. Terutama luka di kaki. Luka diabetes memang berbeda dengan luka orang yang tidak kena diabetes.

Maka, sekecil apa pun luka yang Anda derita, jangan dibiarkan tanpa upaya menyembuhkan dengan alasan tidak apa-apa. Nanti kan sembuh sendiri.

cara mengobati luka pada penderita diabetes basah

cara mengobati luka pada penderita diabetes basah (foto:mediskus.com)

Penyikapan seperti itu tidak tepat bagi penderita diabetes. Jika luka kecil itu akhirnya tidak sembuh dalam waktu yang cukup lama, maka bisa terjadi infeksi serius. Ini membuat penyembuhannya tidak mudah. Dokter akhirnya memutuskan anggota badan yang terdapat luka diabetes harus dipotong atau diamputasi.

Luka diabetes yang sulit disembuhkan bisa terjadi di telapak kaki, tempurung kaki, dan bagian kaki yang lain hingga ke betis. Tetapi jika luka terjadi di bagian tubuh yang lain, pengobatannya tidak sesulit luka di bagian kaki.

Supaya bisa menyembuhkan luka diabetes dengan tepat dan benar, Anda perlu mengetahui cara-caranya. Sebab, luka diabetes tidak seperti luka biasa. Tanya dokter, tanya teman yang tahu, atau cari informasi di internet.

Jika luka pada penderita diabetes basah sulit disembuhkan karena sudah parah (ulkus diabetikum), dokter akan melakukan amputasi.

Mengapa Luka Diabetes, Terutama di Kaki, Sulit Disembuhkan?

Ada beberapa faktor penyebab sehingga penyembuhan luka diabetes tidak mudah atau memakan waktu sangat lama, yaitu:

1. Terjadinya Penyumbatan Pembuluh Darah

Dengan gula darah yang tinggi pada penderita diabetes, maka sirkulasi sel darah dan oksigen ke kaki dan bagian tubuh lain tidak lancar atau terhambat. Penyebabnya, dinding arteri tempat sirkulasi darah mengeras dan menyempit.

Ini menyebabkan penyembuhan luka diabetes tidak mudah akibat pasokan darah dan oksigen kurang. Sebab, untuk sembuh, bagian luka memerlukan oksigen dan nutrisi dalam jumlah yang cukup.

Tanda aliran darah tidak lancar juga bisa diketahui dengan menurunnya sensasi perabaan pada kulit, khususnya di kaki. Misalnya telapak kaki Anda tidak merasakan sesuatu ketika diraba atau dipijat.

Jika Anda merasakan kondisi seperti itu, hati-hati. Bisa jadi itu tanda bahwa Anda kena diabetes. Anda perlu segera mengatasi dan jangan sampai bagian kaki terluka.

Anda sebaiknya selalu menggunakan sandal atau sepatu saat berjalan. Banyak penderita diabetes mendapat luka akibat menginjak paku atau benda tajam lainnya. Jika sudah terluka, pengobatannya amat dan sangat sulit. Memakan waktu sangat lama.

2. Syaraf-syaraf Tubuh Mengalami Kerusakan

Penyebab lain luka diabetes sulit disembuhkan adalah adanya kerusakan pada syarat-syaraf tubuh. Akibatnya, penderita tidak merasakan adanya rasa sakit, nyeri atau perih saat terjadi luka di tubuhnya, khususnya kaki.

Bahkan, lukanya makin membesar pun, penderita tidak merasakan apa-apa. Ketika diketahui ada luka di kaki, lukanya sudah dalam. Bahkan telah terjadi infeksi yang akhirnya membuat penyembuhan luka tidak mudah.

3. Kekebalan Tubuh Melemah

Efek dari tidak lancarnya aliran darah dan oksigen juga membuat kekebalan tubuh penderita terus menurun. Ini membuat kemampuan tubuh untuk menjaga kesehatan fisik juga melemah. Bahkan, luka sedikit saja bisa berkembang menjadi infeksi yang dalam dan sulit disembuhkan.

10 Cara Mengobati Luka pada Penderita Diabetes Basah

Berikut ini 10 tips tentang cara mengobati luka pada penderita diabetes basah. Ke-10 cara itu adalah:

1. Area luka harus selalu dibersihkan dengan menggunakan sabun dan air mengalir rutin tiap hari. Lalu, oleskan salep antibiotik pada kaki yang luka dan tutup luka dengan perban yang steril.

2. Jangan gunakan obat antiseptik, cairan pembersih luka yang mengandung alkohol, ataupun produk yang berbahan yodium. Produk-produk itu justru bisa mengakibatkan iritasi pada kulit.

3. Kalau Anda menggunakan sepatu, pilih sepatu yang agak longgar. Sepatu sempit bisa membuat luka bertambah parah. Demikian pula untuk sandal. Selain itu, sebaiknya Anda menggunakan kaos kaki untuk menghindari kemungkinan terjadi kulit lecet akibat mengenakan sepatu.

4. Usahakan aliran darah selalu lancar. Misalnya, ketika duduk, naikkan kaki dengan posisi kaki lurus sehingga aliran darah tidak terganggu.

5. Selalu perhatikan kondisi luka, terutama jika terjadi infeksi. Gejala infeksi seperti munculnya rasa sakit, kemerahan, ada nanah, dsb.

6. Jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat kadar gula dalam darah naik tinggi. Misalnya makan minum yang manis-manis. Itu harus dihindari. Sebaliknya, selalu mengonsumsi makanan penurun gula darah.

7. Selalu cek gula darah. Jika kadar gula darah naik, Anda harus segera menurunkan. Kadar gula darah yang tinggi akan membuat penyembuhan luka menjadi sangat sulit atau memakan waktu sangat lama.

8. Sebaiknya Anda punya alat ukur gula darah digital sendiri sehingga bisa melakukan pengukuran gula darah kapan saja. Harga alat ukur gula darah tidak mahal. Katakanlah Anda memilih alat berharga Rp 200 ribuan. Manfaatnya lebih besar daripada harga yang Anda bayar karena bisa digunakan mengontrol perkembangan gula darah Anda tiap hari.

9. Rutin periksa dokter sehingga bisa dipastikan Anda akan mendapatkan cara penyembuhan yang akurat. Patuhi apa yang disarankan oleh dokter.

10. Mengonsumsi obat herbal diabetes atau obat tradisional diabetes juga bagus untuk mempercepat penyembuhan luka. Pastikan cara pengobatan alternatif ini tidak kontra dengan pengobatan medis.

Penutup

Demikian artikel tentang 10 cara mengobati luka pada penderita diabetes basah. Lakukan pengobatan diabetes dengan disiplin sehingga segalanya berjalan sesuai dengan harapan.

Menghindari makanan yang bisa menyebabkan gula darah naik adalah kuncinya. Catat makanan apa saja yang harus Anda hindari dan jalankan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas.

Selain itu, tanpadiabetes.com berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Anda semua diberi kesembuhan atas penyakit diabetes yang Anda derita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *