Kampung Tangguh: Cara Warga Bebaskan Diri dari Virus Corona

Diposting pada

tanpadiabetes.com.Berita – Kampung tangguh. Pernah dengar istilah ini? Ini adalah cara membebaskan warga dari amukan virus corona atau covid-19. Caranya dari masyarakat terbawah, yakni kampung atau RW (rukun warga).

Warga kampung (RW) sepakat membuat warganya bebas dari corona. Tidak ada yang kena corona. Caranya, warga disiplin memakai masker saat keluar rumah.

Selalu menjaga jarak jika bertemu sesama warga. Selalu cuci tangan dengan sabun jika pulang dari bepergian. Semua warga sepakat untuk menjaga diri dan disiplin menjalankan aturan (protokol) kesehatan.

Tujuannya satu. Semua warga di kampung itu tidak ingin terkena virus corona atau covid-19. Semua warga mematuhi aturan kesehatan. Bahkan, ada juga yang dilengkapi dengan aktivitas ekonomi.

Baca – Sukses Pelaksanaan Ne Normal di Australia, Apa Rahasianya?

Misalnya ada warga yang memproduksi makanan kecil. Maka, warga lain jadi konsumennya.

Intinya menggerakkan kehidupan ekonomi di kampung itu sekaligus menjamin warga tetap bisa memperoleh pendapatan di tengah pandemi covid-19.

kampung tangguh

salah satu Kampung Merdeka Covid-19 di Jakarta (foto:akurat.co)

Di Jawa Timur: Ada 30 Kampung Tangguh di Probolinggo

Di Kota Probolinggo, Jawa Timur misalnya. Ada 30 kampung tangguh yang sudah berjalan dan diresmikan. Dua di antaranya ditinjau oleh Gubernur Jawa Timur Chofifah Indar Parawansa.

Kampung tangguh yang ditinjaunya adalah Kampung Tungguh Semeru di Kampung Banteng RW 2 Kelurahan Mayangan, Kecamatan Manyangan dan Kampung Tangguh Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo.

“Inovasinya kaya sekali. Tidak hanya menyiapkan pendisiplinan masyarakat, tetapi juga menyiapkan UKM untuk layanan ekonomi yang menyertakan seluruh energi yang dipunyai warga” kata Khofifah.

Partisipasi masyarakat begitu besar dalam menggerakkan sesama warga untuk mencegah covid-19. Di kampung Benteng Mayangan, beberapa ibu melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan cara yang humanis (manusiawi).

Baca – 10 Sanggar Senam Zumba Terdekat di Jakarta

Masyarakat di sini bersatu-padu membangun kemandirian ekonomi dan pangan. Ada lumbung pangan yang menyediakan sembako murah. UKM membuat masker dan face shield.

Mendorong bordir khas Probolinggo hingga menciptakan lagu-lagu jingle pemersatu warga dalam melawan covid-19.

Khofifah mengatakan bahwa dalam rapat koordinasi (rakor) bersama BPKP, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri menyampaikan salah satu yang dijadikan role model untuk membangun ketangguhan masyarakat adalah kampung tangguh dari Jatim.

Kata Khofifa, kini banyak provinsi lain yang juga mbangun kampung tangguh menghadapi covid-19. Meskipun istilahnya berbeda-beda.

Khofifah berharap, dengan banyaknya Kampung Tangguh, Kota Probolinggo yang sekarang termasuk zona oranye, bisa segera meningkat menjadi zona kuning dan selanjutnya zona hijau yang pertama di Jawa Timur.

Kampung Bebas Covid-19 di Jakarta

Ternyata, di DKI Jakarta telah banyak kampung yang berusaha membebaskan warganya dari amukan virus corona atau covid-19. Namanya Kampung Bebas Covid-19. Ada juga yang dinamai KampungMerdeka Covid-19.

Jumlahnya pun sudah puluhan. Beberapa hari lalu dilaporkan sudah mencapai 56 Kampung Bebas Covid-19. Ini hanya di Jakarta Barat.

Wabah corona meledak di Jakarta memang lebih dulu dibandingkan dengan provinsi lain seperti Jawa Timur. Maka, inisiatif mengatasi corona juga datang lebih dahulu.

Kini, penanganan kasus corona di Jakarta telah masuk kampung-kampung. Misalnya mengadakan karantina untuk warga yang terkena corona, warga selalu menjaga jarak, cek suhu tubuh, rajin mencuci tangan dan mengenakan masker.

Baca – 6% Anak Sekolah Bisa Masuk Lagi – Ada 4 Syarat

Dengan koordinasi ketua RW stempat, warga didorong untuk selalu menerapkan aturan (protokol) kesehatan biar aman dari virus corona. Kampung pun bebas dari corona / covid-19.

Maka, PSPB (pembatasan sosial berskala besar) pun diubah menjadi Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) yang berbasis pada RW.

PSBL hanya diberlakukan pada wilayah RW yang dianggap masih termasuk zona merah. Masih ada beberapa warga yang kena corona atau covid-19.

Video berikut merupakan cara warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur untuk mencegah atau mengatasi virus corona. Caranya? Tonton saja video ini.

Kampung Tangguh Banua di Kalimantan Selatan

Di Provinsi Kalimantan Selatan yang jumlah penderita corona juga tinggi, kini telah membentuk pertahanan yang berbasis pada kampung seperti di Jawa Timur dan DKI Jakarta. Namanya Kampung Tungguh Banua (bersih, aman, nyaman, unggul dan sejahtera).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menjelaskan bahwa pembentukan kampung tangguh banua atas inisiatif Kepolian. Tahap pertama dibentuk 67 kampung tangguh di 13 kabupaten/kota.

Di Kampung tangguh ada petugas Polri, TNI, Pemda dan Kesehatan yang bertugas mendisiplinkan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

Tiap keluar rumah harus pakai masker, cek suhu tubuh, cuci tangan, dan menjaga jarak. Dengan cara ini diharapkan penyebaran virus corona bisa dihentikan.

Di Payakumbuh, Sumbar Dilengkapi Dapur Umum, Lumbung Pangan

Pembentukan kampung tangguh juga telah dilakukan di Payakumbuh, Sumatera Barat. Kampung Tangguh Payakumbuh bahkan dilengkapi dengan sarana prasarana seperti posko pengamanan, dapur umum, lumbung pangan, taman pangan, hingga panel data posko.

Seluruh fasilitas kesehatan juga disiapkan seperti Alat Pelindung Diri (APD) untuk mencegah virus corona.

Baca – 9 Susu Penambah Berat Badan Bayi Usia 6 – 12 Bulan

Menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, Kampung Tangguh Covid-19 Perumnas Kubang Gajah di Limbukan, Payakumbuh Selatan, telah dijadikan role model adaptasi menuju tatanan new normal di Payakumbuh.

“Kampung yang didirikan akhir Maret secara swadaya oleh warga Perumnas Kubang Gajah ini telah berhasil mencegah penularan Covid-19, mampu mendisiplinkan warga, mengatasi dampak sosial dan ekonomi. Bahkan juga berhasil menurunkan angka kejahatan karena posko ini berkerja selama 24 jam tiap hari,” ujar Dony.

Penutup

Usaha mencegah penularan dan berkembangnya virus corona (covid-19) harus terus dilakukan. Kita tidak boleh merasa lelah dan jenuh. Inovasi dan inovasi adalah kuncinya.

Pembentukan kampung tangguh, kampung merdeka covid-19,kampung tangguh banua, dsb. di banyak daerah tentu diharapkan bisa menjadi solusi cerdas mengatasi covid-19.

Ibarat menembak, cara itu merupakan cara menembak langsung ke sasaran. Tidak perlu menyisir dari wilayah yang luas. Nanti keburu korbannya telah parah. Untuk menyembuhkannya susah. Akibat, jumlah korban vovid-19 terus meningkat tajam.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *