Kota Kecil di Italia Sukses Melawan Virus Corona, Caranya?

Diposting pada

DI tengah melejitnya jumlah korban tewas di Italia yang jumlahnya melampaui jumlah korban tewas di Tiongkok (China), ternyata ada kota di Italia yang sukses melawan virus corona. Kini, di kota itu tdak ada lagi pasien baru corona (covid-19).

Nama kota kecil di Italia bagian utara itu adalah Vo Euganeo. Pada tanggal 21 Februari 2020, di kota kecil itu terdapat penderita corona yang meninggal. Ini kasus pertama kematian akibat corona yang terjadi di Italia.

Melawan Virus Corona РSemua Warga Diharuskan Mengikuti Tes Deteksi 

Dengan terjadinya pasien corona meninggal, Pemerintah Vo Euganeo langsuang menerapkan lockdown untuk mencegah terjadinya kasus baru.

Baca – Vietnam Bebas dari Virus Corona, Bagaimana Caranya

Dalam 3 pekan sejak itu, pemerintah setempat langsung menerapkan taktik agresif untuk menekan penyebaran virus corona.

tes massal virus corona

Selain itu, 3.300 orang warganya diwajibkan menjalani tes untuk mendeteksi virus covid-19. Hasil tes menunjukkan bahwa sekitar 3 persen warga kota itu terinfeksi virus corona. Setengah dari yang terinfeksi tidak menunjukkan adanya gejala.

Selama pemberlakuan lockdown, semua penduduk yang positif terinfeksi virus corona dikarantina.
Mulai Jumat 13 Maret 2020 lalu, kasus infeksi virus corona tidak ada lagi di Vo Euganeo.

“Pelajaran yang kita petik adalah mengisolasi semua penderita yang positif corona. Apakah mereka sakit atau tidak. Cara ini bisa mengurangi penyebaran virus hingga 90 persen,” kata Andrea Cristani, pakar mikrobiologi dari Universitas Padua, Italia yang terjun ke Vo Euganeo seperti dikutip oleh suara.com.

Baca – Anda Merasa Kena Virus Corona? Ini Inilah Cara Mengatasinya

Indonesia Akan Melakukan Tes Kesehatan Secara Masaal

Apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dari kota kecil Vo Euganeo, Italia yang sukses melawan virus corona?

Seperti dikatakan oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, cara termudah untuk mengatasi wabah Covid-19 adalah dengan melakukan “Tes, tes, dan tes.”

Baca – Ana Merasa Kena Corona?

Maksudnya, semua warga harus melakukan tes kesehatan, lebih-lebih yang dicurigai mengidap virus corona. Pandemi ini tak bisa dilawan dengan mata tertutup,” kata Ghebreyesus.

Bagaimana dengan Indonesia?

Pemerintah Indonesia juga segera melakukan tes kesehatan secara massal, yaitu rapid test untuk sejumlah orang yang dinilai rawan terserang virus corona atau COVID-19.

Provinsi Jawa Barat, misalnya, melakukan tes cepat massal di tiga stadion, yaitu di Stadion Patriot Kota Bekasi, Stadion Pakan Sari Kabupaten Bogor, dan Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung.

“Kami akan menyelenggarakan tes kesehatan massal dengan kriteria tertentu. Tes dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah masing-masing,” kata Emil.

Menurut dia, di Jawa Barat ada tujuh daerah administrasi yang terjadi kasus COVID-19. Yaitu, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.

Baca – 10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Tidak Kena Virus

“Dari tujuh daerah tersebut, yang sangat signifikan terjadinya kasus corona di Bodebek, yakni Bogor, Depok, dan Bekasi,” katanya.

Cara Melakukan Tes Virus Corona Massal di China, Korsel dan Singapura

Pentingnya tes corona secara massal selain dibuktikan oleh pemerintah kota kecil di Italia, yakni Vo Euganeo, hal yang sama juga bisa dilihat dari sukses Pemerintah Tiongkok (China), Korea Selatan, dan Singapura.

Ketiga negara itu melakukan tes ke banyak orang dan berhasil menurunkan angka penularan virus.

Bahkan Korea Selatan, seperti dilaporkan oleh katadata.co.id, juga menyediakan layanan pemeriksaan drive-through. Masyarakat yang sibuk dapat memeriksakan diri tanpa turun dari kendaraan. Petugas medis melakukan pemeriksaan dan hasilnya keluar dalam waktu 10 menit.

Di Tiongkok, pemerintah setempat mampu memeriksa 1,6 juta orang dalam sepekan. Mereka menggunakan metode computed tomography (CT) scan. Dengan pemeriksaan ini, organ pasien bisa dilihat langsung, terutama paru-paru dan ginjal yang sering disasar oleh virus corona.

Baca – 10 Susu Penggemuk Badan Murah dan Terbaik

Di Singapura, metode tes yang digunakan adalah tes swab. Dalam waktu 3 jam, hasil tes bisa diketahui dengan tingkat akurasi 99%.  Dalam sehari, metode tes swab bisa menguji 200 sampel.

Demikian informasi mengenai Kota Kecil di Italia Sukses Melawan Corona, Bagaimana Caranya? Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *