Makan Sebelum Tidur – Bisa Kena Asam Lambung dan Kegemukan?

Diposting pada

ADA orang yang biasa makan sebelum tidur. Teman saya pekerja malam. Sering pulang kerja pukul 01.00 dinihari. Sampai di rumah, kebiasaan dia merebus mi untuk makan malam.

Tidak lama setelah mengonsumsi mi yang dilengkapi dengan telur, dia pun tertidur. Kebiasaan dia, habis makan mi, terkadang juga disertai nasi, lalu menonton TV sambil tiduran.

Ya, tidak lama kemudian dia pun tertidur. Posisi tiduran cepat membawa dia tertidur. Apakah itu kebiasaan yang baik?

Makan Malam SebelumTidur Bisa Menyebabkan Sakit Asam Lambung

Tentu saja, cara makan malam seperti itu tidak sehat. Bukan cara makannya yang tidak sehat. Tetapi, habis makan terus tidur itulah yang perlu diperbaiki supaya hidupnya menjadi lebih sehat.

makan sebelum tidur

makan sebelum tidur (foto:today.line.me.com)

Kebiasaan makan malam dan tidak lama kemudian tidur bisa mengakibatkan seseorang menderita penyakit asam lambung (GERD). Selain itu, makan sebelum tidur bikin gemuk.

Tentu saja itu terjadi jika makan malam sebelum tidur dilakukan terus-menerus tiap hari. Teman saya ini memang badannya gemuk.

Cara hidup yang tidak sehat seperti itu tentu saja harus diperbaiki. Mungkin perbaikan atau perubahan pola hidup itu tidak mudah. Tetapi demi kesehatan, ya harus berani mengubah kebiasaan yang tidak baik menjadi kebiasaan yang baik dan sehat.

Misalnya, usai makan malam jangan tiduran di depan TV. Tiduran tentu cenderung untuk mudah tidur. Apalagi dalam kondisi lelah setelah pulang dari kerja. Siapa pun akan mudah untuk tidur.

Ada Dua Pilihan untuk Mengatasi Makan Sebelum Tidur

Lalu, apa yang harus Anda lakukan? Jika bisa, ya tidak makan malam. Apalagi sebelumnya sudah makan malam. Misalnya sudah makan malam di kantor pukul 20.00. Dengan cara itu, sesampai di rumah mungkin cukup minum air putih. Lalu berangkat tidur.

Atau makan dinihari seperti dilakukan teman saya. Tetapi, habis makan dinihari (malam) jangan langsung tidur. Lakukan sesuatu yang membuat Anda tidak langsung tidur.

Kalau ingin menonton TV, jangan sambil tiduran. Tetapi, dengan duduk. Meskipun menonton TV sambil duduk juga masih ada kemungkinan tidur.

Ya, tentu dari Anda harus ada keinginan untuk tidak tidur sebelum dua jam. Artinya, jarak makan dan tidur setidaknya harus 2 jam. Setelah 2 jam, Anda boleh tidur.

Tetapi, ada dokter yang menganjurkan boleh tidur setelah 3 – 4 jam habis makan. Habis makan jangan langsung berbaring di depan TV sambil menonton acara televisi. Apalagi nontonya TV sendirian.

Tiduran dengan berbaring juga bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Kian lama, kondisi seperti itu akan membuat Anda menderita sakit asam lambung (GERD).

Selain itu, porsi makan malam jangan berlebihan. Syukur bisa meninggalkan makan malam, kecuali mengonsumsi cemilan. Itu pun harus dipilih cemilan yang sehat.

Cemilan yang tidak sehat karena bisa membuat tubuh gemuk adalah snackĀ dalam kemasan, biskuit, coklat, atau permen. Makanan-makanan itu tinggi kalori.

Makan malam dan tak lama kemudian tidur juga menyebabkan pencernaan tidak bisa mencerna semua makanan yang Anda konsumsi dengan baik. Ini juga akan mengganggu kesehatan organ pencernaan. Makanan yang Anda konsumsi tidak bisa semua diolah menjadi energi.

Tidak makan selama 12 jam di malam hari justru memberi kesempatan kepada tubuh untuk membakar semua cadangan glikogen dan lemak setiap malam. Tentu saja, hal ini bisa menghindarkan Anda dari kegemukan dan tubuh menjadi sehat.

Selamat untuk hidup sehat. Makan sebelum tidur, makan sebelum tidur bikin gemuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *