9 Merk Pemanis Buatan yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Diposting pada

MAKANAN rasa manis menjadi penyebab dominan terjadinya diabetes. Penderita diabetes harus hati-hati dalam mengonsumsi makanan minuman manis. Pilih merk pemanis buatan yang aman.

Tetapi, merk pemanis buatan apa saja yang aman bagi penderta diabetes? Mengetahui hal ini sangat penting supaya Anda bisa mengontrol minuman dan makanan yang ingin Anda konsumsi.

Jangan sampai makanan minuman rasa manis Anda konsumsi secara berlebihan. Ini sangat berbahaya. Kadar gula darah Anda bisa terus naik dan ini membahayakan bagi kesehatan diri Anda. Penyakit diabetes Anda akan terus meningkat.

Dokter: Mengonsumsi Pemanis Buatan Tak Dilarang, Hanya Perlu Dibatasi

Yang terbaik bagi Anda adalah menyesuaikan diri dengan kondisi penyakit. Dengan terjadinya penyakit diabetes, Anda tidak lagi bisa bebas mengonsumsi makanan dan minuman rasa manis.

Baca – 7 Penyebab Sakit Diabetes dan Cara Menghindarinya

merk pemanis buatan yang aman

pemanis buatan tropicana slim stevia (foto:rumahmigran.com)

Ada batasan untuk makanan minuman manis yang boleh Anda konsumsi. Beberapa merk pemanis buatan yang bisa Anda konsumsi. Tetapi, konsumsinya harus sedikit. Tidak boleh bebas.

Menurut dr. Fiona Amelia, mengonsumsi makanan minuman rasa manis tidak dilarang. Tetapi, makanan minuman manis yang Anda konsumsi harus terkontrol. Jangan sampai makan minum berlebihan.

Baca – Pemanis Buatan YangBerbahaya – Ikuti Aturan Pemakaian

Dokter Fiona Amelia menyarankan sebaiknya penderita diabetes mengonsumsi pemanis non-nutrisi yang lebih aman. Terbuat dari stevia (herbal), buah-buahan, dan erythritol (alkohol gula).

Bahan-bahan ini tersedia di sebagian besar toko kelontong dan tak ada larangan spesifik untuk mengonsumsinya.

Merk Pemanis Buatan yang Aman Anda Konsumsi

Ada beberapa merk gula buatan yang aman untuk dikonsumsi. Tetapi Anda tetap harus hati-hati. Jangan mengonsumsi makanan miuman itu berlebihan.

1. Pemanis Buatan Stevia

Pemanis buatan Stevia cukup populer. Yang bisa dimanfaatkan dari tanaman stevia adalah daunnya. Selain untuk membuat minuman, Stevia bisa juga digunakan untuk membuat kue, dan makanan lain.

Stevia tidak mengandung kalori sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Tetapi di sisi lain, rasa manisnya 250 – 300 daripada rasa manis gula biasa. Stevia ada dalam bentuk cair, dan ada pula dalam bentuk tablet.

Bisa untuk membuat minuman teh atau kopi. Jika stevia akan digunakan untuk memasak, maka ukurannya harus pas. Jika tidak, stevia bisa berubah bentuk.

2. Sukralosa

Sukralosa juga bagus Anda pilih sebagai pemanis bagi penderita diabetes. Tampilan sukrosa tidak dipengaruhi oleh panas. Struktur kimianya stabil. Sukralosa bisa ditaburkan pada makanan yang masih panas atau masakan dingin.

Baca – Pemanis Buatan Stevia Yang Aman Dikonsumsi

Artinya, tetap manis ketika dipakai sebagai campuran memasak makanan atau minuman panas. Rasa manisnya 13000 kali lebih manis dibandingkan gula pasir.

Menurut The Food Sanitation Council, sukralosa merupakan pemanis buatan yang sukses di pasaran.Rasa manis pada gula buatan ini stabil dan aman bagi kesehatan.

pemanis buatan xylitol

3. Xylitol

Xylitol adalah pemanis buatan yang dibuat melalui reaksi kimia. Maka, xylitol sering disebut sebagai gula alkohol.

Tetapi, penyebutan alkohol di sini karena terdapat senyawa –OH di rantai kimianya. Rasa manis xylitol juga sama dengan rasa gula pada umumnya.

Kandungan kalorinya 40 % lebih rendah. Xylitol termasuk pemanis alami.

4. Erythritol

Erythritol juga termasuk gula alkohol dan pemanis alami. Penelitian di Acta Diabetolica menyebutkan bahwa erythritol dapat digunakan oleh para penderita diabetes. Sebab, ia hanya mengandung 6 % dari gula pasir.

5. Sakarin

Menurut penelitian Food and Drug Association (FDA), sakarin aman bagi penyandang diabetes. Tetapi, penggunaan sakarin untuk bayi, anak-anak, dan ibu hamil harus dibatasi.

Tetapi, hati-hati. Mengonsumsi sakarin bisa membuat anak mual, denyut jantungnya jadi abnomal, dsb. Ya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Baca – Makanan Penyebab Kanker Serviks

Sakarin merupakan salah satu produk pemanis buatan yang paling tua usianya. Ia hadir sejak 100 tahun lalu. Berbentuk cairan, sakarin bisa dipakai dalam suhu panas ataupun dingin.

Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi sakarin. Rasa manisnya 700 kali daripada rasa gula pasir biasa.  Sakarin bisa berupa kalsium sakarin, kalium sakarin, dan natrium sakarin.

6. Aspartam

Tidak seperti pemanis buatan yang lain, maka aspartam tidak dbisa digunakan untuk makanan atau minuman yang bersuhu tinggi. Aspartam lebih manis 200 kali dibandingkan dengan gula asli.

Oleh karena itu, Anda perlu hati-hati. Ada studi yang menyatakan aspartame bisa merusak daya ingat serta meningkatkan stres oksidatif pada otak.

Anda memang hanya membutuhkan sedikit aspartame pada makanan atau minuman. Aspartame memiliki rasa manis 200 kali lebih kuat dibandingkan dengan gula pasir.

7. Neotame

Neotame merupakan pemanis buatan yang diturunkan dari aspartam. Rasa manisnya cukup tinggi. Hampir 10 ribu kali lipat daripada rasa manis gula asli (gula pasir). Studi yang cukup panjang menemukan bahwa neotame aman bagi kesehatan.

Neotame stabil dalam suhu panas. Maka, bisa digunakan untuk memasak. Sama dengan aspartam, neotame juga mengandung asam amino fenilalanin.

Bedanya, fenilalanin di dalam neotame kadarnya sangat kecil. Maka, penderita penyakit fenilketonuria   tak harus menghindari neotame.

8. Siklamat

Rasa pemanis Siklamat 50 kali lebih manis dibandingkan gula pasir. Siklamat bisa berbentuk kalsium siklamat dan natrium siklamat. Tetapi, Anda penderita diabetes harus hati-hati menggunakan pemanis buatan ini.

Baca – Harga Susu Penambah Berat Badan Usia 20 Tahun Keatas

Batas maksimum penggunaan siklamat menurut ADI (Acceptable Daily Intake) yang diterbitkan oleh FAO adalah 500 – 3000 ppm (part per million). Level yang aman untuk penggunaan pemanis buatan ini hanyalah 45 % dari nilai ADI, yakni maksimum 11 mg/kg berat badan (BB).

9. Asesulfam-K

Pemanis buatan ini dikenal juga dengan nama asesulfam kalium. Rasanya 200 kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir. Biasanya produsen mengombinasikan potasium dengan pemanis lain untuk mengurangi rasa pahit.

Asesulfam-K merupakan pemanis buatan rendah kalori. Selain itu, aman dikonsumsi berdasarkan pada lebih dari 90 penelitian.

Demikian artikel mengenai merk pemanis buatan yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Semoga bisa menambah manfaat untuk Anda semua.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *