Sukses New Normal di Australia, Bagaimana di Indonesia?

Diposting pada

Tanpadiabetes.com.Berita – Beberapa provinsi, kabupaten dan kota segera melakukan new normal (kenormalan baru) berkaitan dengan upaya melawan covid-19. Ada baiknya kita lihat new normal di Australia yang sudah dimulai 11 Mei 2020. Kita bisa belajar plus minusnya.

Dalam kondisi new normal, masyarakat Australia bisa kembali beraktivitas di luar rumah. Tetapi dengan syarat tetap menjalankan aturan (protokol) kesehatan. Yakni, selalu mengenakan masker, jaga jarak antarorang setidaknya 1,5 meter, selalu cuci tangan, dsb.

Intinya, meskipun masyarakat boleh beraktivitas kembali, tetapi dalam kondisi baru. Tidak seperti dalam kondisi sebelum adanya wabah covid-19.

Misalnya, tempat duduk anak sekolah harus berjarak antara satu siswa dan lainnya. Jika selama ini satu bangkut diduduki 2 anak, nantinya harus satu bangku satu anak.

Yang jelas, kata beberapa jurnalis ABC Indonesia yang bekerja di Australia dan Indonesia dalam diskusi online, usaha menjalani new normal dilakukan bertahap. Langkah-langkah pemerintah menangani covid-19 dirinci sangat jelas.

Baca – Naik Kereta Tidak Boleh Bicara dan NelponĀ 

Sosialisasi dilakukan secara transparan dan gencar sehingga masyarakat bisa mengetahuinya dengan jelas apa yang harus dilakukan, apa yang harus dihindari, denda pelanggaran aturan yang tinggi, dan perekonomian Australia yang kuat.

new normal di australia

suasana di sebuah restoran di Australia setelah new normal (foto:news.detik.com)

Tiga Tahapan Pelaksanaan New Normal di Australia

Nah, ini contoh pengaturan dalam kondisi new normal di Australia. Tentu saja, ini tidak bisa dilakukan serta merta dan serentak. Harus bertahap. Sebab, pengaturan baru adakalanya memerlukan sarana dan prasarana baru juga.

Pelonggaran atau new formal dilakukan dalam tiga tahap, yakni:

Tahap Pertama Melonggarkan Batasan Aktivitas

  • Maksimal lima orang kini boleh bertamu ke rumah
  • Pertemuan di luar ruangan boleh sampai sepuluh orang
  • Bekerja dari rumah jika masih memungkinkan
  • Perpustakaan, pusat komunitas, taman bermain boleh dibuka
  • Warga diperbolehkan untuk ke restoran, belanja, berpergian antar kota
  • Penjualan dan lelang rumah juga diperbolehkan

Tahap Kedua Membuka Kembali Bisnis

  • Pertemuan lebih dari 20 orang di dalam dan luar rumah diperbolehkan
  • Warga yang masih bisa bekerja di rumah disarankan melakukannya
  • Membuka kembali pusat kebugaran dan pusat perawatan kecantikan
  • Bioskop dan teater boleh beroperasi kembali
  • Galeri dan museum dibuka
  • Warga diperbolehkan berpergian ke sejumlah negara bagian lain

Baca – Mencegah Covid-19, Jangan Pegang Benda di Tempat UmumĀ 

Tahap Ketiga Kembali Ke Tempat Kerja

  • Pertemuan diperbolehkan lebih dari 100 orang
  • Warga diperbolehkan kembali ke kantor dan tempat kerja
  • Mempertimbangkan untuk memperbolehkan perjalanan ke Selandia Baru, Kepulauan Pasifik, dan pelajar internasional kembali ke Australia
  • ‘Food court’ kembali dibuka
  • Sauna dan ‘bathouse’ bisa mulai beroperasi
  • Warga diperbolehkan berpergian ke semua negara bagian

Masing-masing negara bagian punya kebijakan sendiri dalam menerapkan aturan new normal atau pelonggaran aktivitas sosial tersebut. Walaupun tidak ada perbedaan prinsip di antara negara-negara bagian.

Kelonggaran yang dilakukan tetap mengacu pada aturan kesehatan. Misalnya, apa pun kegiatan yang dilakukan masyarakat, mereka tetap harus menjaga jarak (social distancing).

Rumah tangga sekarang sudah boleh menerima tamu. Restoran sudah mulai buka. Tetapi, pengunjung restoran harus dibatasi dan tempat duduk berjarak.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan pemerintahannya baru akan membuka sepenuhnya pusat-pusat kegiatan, jika penularan virus corona di Australia sudah benar-benar nol.

Baca – Dr Reisa: Hati-hati dengan Penderita Covid-19 Tanpa Gejala

Sekarang ini kurang dari 500 kasus corona positif di Australia dan dua orang dirawat di rumah sakit dengan bantuan pernafasan atau ventilator.

Sejak meledaknya wabah corona, tidak seluruh pusat perbelanjaan di Australia tutup. Ada beberapa toko yang tetap memberikan pelayanan yang termasuk dalam kategori “esensial”.

Dianjurkan Untuk Berbelanja dengan Cepat

Sesudah pembatasan aktivitas warga dilonggarkan sekarang ini, tentu saja makin banyak warga yang berkunjung ke mal untuk berbelanja. Tetapi pengunjung tetap harus menjaga jarak minimal 1,5 meter antara satu pengunjung dan pengunjung lain.

Selain itu, dianjurkan mereka berbelanja dengan cepat. Maksudnya, jangan berlama-lama di pusat perbelanjaan. Tetapi, begitu bahan belanja sudah dianggap cukup, bayar harganya, dan langsung pulang.

Jadi, tidak perlu berlama-lama di mal supaya tidak tertular virus.

Sekolah Kembali Dibuka Jadi Perdebatan Ramai

Tentang pembukaan kembali sekolah, tadinya menjadi perdebatan di kalangan warga. Ada yang khawatir anak akan terkena covid-19 karena mereka belum bisa berdisiplin mematuhi aturan kesehatan.

Tetapi, ada pihak yang menghendaki sekolah dibuka kembali dan tim medis bisa mengontrol kesehatan anak-anak atau para siswa. Justru kalau sekolah ditutup, tim medis akan kesulitan untuk mengawasi mereka.

Tetapi fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa selama pandemi covid-19, anak-anak sekolah termasuk kelompok yang tidak rentan tertular covid-19.

Temuan ini sama dengan apa yang dikemukakan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Di Jawa Barat tidak ada anak sekolah yang kena virus corona atau covid-19.

Pemerintah Australia lebih pergegang pada temuan tim peneliti yang menyatakan tak ada anak yang terkena covid-19. Jadi, mereka aman di sekolahan.

Tetapi, jika ada orang tua yang tidak yakin akan kesehatan anak, tidak yakin anaknya tidak akan tertular virus, pemerintah membolehkan anak bersangkutan tetap belajar di rumah.

Aturan baru dengan pembukaan kembali sekolah adalah tempat penjemputan anak dan anak tidak boleh meminjamkan alat sekolah kepada temannya. Tujuannya untuk mencegah penularan virus.

Sementara bagi orangtua di Australia yang tidak merasa aman mengirimkan anaknya ke sekolah, tetap bisa memilih agar belajar dari rumah.

Kesuksesan Australia Bisa Menekan Penularan Covid-19

Menurut para jurnalis BBC Indonesia, Australia temasuk salah satu negara yang sukses menekan perkembangan virus corona atau covid-19. Kuncinya adalah ketegasan dalam aturan pembatasan sosial. Antara lain dengan penerapan sanksi denda yang besar.

Aturan denda besar itu terus dikumandangkan dan rakyat diimbau untuk mematuhi aturan. Ini membuat masyarakat tahu dengan jelas apa yang harus dilakukan dan dipatuhi.

Pesan pemerintah mengenai covid-19 jelas, tegas dan bisa didapatkan di mana saja dengan mudah. Pesan bisa ditemukan di hampir semua media.
“Pesannya jelas. Ini penting, ini serius, ini yang harus kamu lakukan, ini yang tidak bisa dilakukan,” kata jurnalis BBC Indonesia Hellena.

Menurut Farid, jurnalis BBC Indonesia lainnya, yang membedakan penegakan aturan terkait pembatasan aktivitas sosial di Australia dengan Indonesia, salah satunya adalah faktor ekonomi.

Wabah virus corona bisa dikendalikan dengan cepat karena perekonomian Australia sangat kuat. Kucuran bantuan dan skema yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat berlangsung cepat dalam jumlah yang memadai. Ini di luar tunjangan yang sudah ada sebelumnya.

Baca – Harga Susu Untuk Menambah Berat Badan Usia 20 Tahun Keatas

Selain itu, bagi Sastra, jurnalis BBC Indonesia lainnya, jumlah penularan bisa ditekan karena jumlah pengetesan virus corona bisa menjangkau wilayah yang cukup luas.

“Semakin banyak orang dites, semakin jelas bagi pemerintah untuk melihat peta penyebaran covid-19. Kasus-kasus tersembunyi, bisa cepat diungkap” jelasnya.

Penutup

Ya, mari kita berdoa saja, semoga penanganan virus corona atau covid-19 di Indonesia bisa berjalan efektif. Pemerintah dan aparatnya bisa bekerja keras, keputusan yang dikeluarkan tepat dan bisa menjalankan dengan baik.

Pada sisi lain, rakyat patuh menjalankan semua aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *