APA saja penyebab leukimia pada anak? Pertanyaan ini sangat penting diajukan karena sebagian besar penderita leukimia adalah anak-anak dan remaja.

Maka, orang tua harus selalu memperhatikan kesehatan anaknya supaya terhindar dari penyakit leukimia atau kanker darah.

Penyakit leukimia terjadi akibat produksi sel darah putih abnormal yang berlebihan.
Sel darah putih sesungguhnya berfungsi melindungi tubuh dari infeksi yang tidak terdeteksi.

Tetapi jika produksinya berlebihan, maka sel darah putih justru menjadi racun yang mengakibatkan terjadinya sakit gula darah tinggi.

Sel darah putih abnormal masuk ke aliran darah dan merusak sel-sel darah yang lain. Kondisi ini mengakibatkan anak tidak mendapatkan pasokan sel darah merah, sel darah putih dan keping darah normal dalam jumlah yang cukup.

Jadilah anak / remaja /orang dewasa menderita penyakit leukimia atau kanker darah (kurang darah).

penyebab leukimia pada anak

Jenis Kanker Leukimia pada Anak-anak

Kanker darah jenis mana yang banyak menimpa anak-anak dan remaja? Ya, berikut ini beberapa diantaranya seperti diungkap dalam hellosehat.com.

1. Leukemia lympoblastic akut (ALL). Kanker leukimia jenis ini paling banyak terjadi dalam masyarakat. Tiga dari 4 kasus penderita kanker darah adalah jenis ini. Kanker jenis ini umumnya menyerang sel darah putih limfosit.

2. Leukemia myelogenous akut (AML). Leukimia jenis ini juga sering dijumpai. Umumnya kanker ini menyerang sel darah putih myelosit.

3. Hybrid atau lineage leukemia adalah leukemia dengan gejala menyerupai ALL dan AML.

4. Leukimia kronis

5. Leukemia myelomonocytic juvenile

Baca – 21 Makanan Pembunuh Kanker dan Tumor – Penting Dikonsumsi

Apa Saja Penyebab Leukimia pada Anak

Apa penyebab yang sebenarnya dari penyakit leukimia pada anak?

Ya, penyebab pasti dari penyakit kanker darah pada anak belum diketahui. Penelitian tentang hal itu terus dilakukan.

Tetapi dari beberapa penelitian diketahui adanya beberapa risiko yang bisa menyebabkan anak / remaja kena diabetes.

1. Adanya penyakit keturunan seperti down syndrome.

2. Adanya penyakit keturunan gangguan pada imun tubuh.

3. Memiliki saudara kandung atau kembaran dengan leukemia.

4. Riwayat paparan radiasi, kemoterapi, benzena dengan takaran yang tinggi.

5. Riwayat pada sistem imun seperti transplantasi organ.

Nah, itulah penyebab leukimia pada anak yang harus Anda waspadai supaya anak Anda tetap sehat.

Gejala Penyakit Leukimia Anak

Tentu saja, orang tua harus selalu mewaspadai gejala penyakit leukimia pada anak. Jika muncul gejala atau tanda-tanda untuk itu, maka Anda harus segera membawanya ke dokter praktek / puskesmas / rumah sakit.

Dengan cara itu diharapkan penyakit kanker darah pada anak bisa segera diatasi. Tidak berkembang menjadi yang lebih buruk.

Selain itu, tindakan cepat sangat diperlukan karena leukimia tergolong kanker ganas. Perkembangannya sangat cepat.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, penyakit bisa menyebar ke seluruh tubuh penderita.

Berikut beberapa gejala leukimia pada anak yang perlu Anda waspadai. 

1. Muka tampak pucat

2. Menderita demam tinggi sampai menggigil

3. Mudah merasa lemah dan lelah yang kronis.

4. Nafsu makan turun

5. Mudah mengalami pendarahan atau memar

6. Berat badan turun drastis tanpa penyebab yang jelas.

7. Pembengkakan pada kelenjar getah bening

8. Pembengkakan di limpa atau hati

Baca – Batuk Lebih Dua Minggu? Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-paru

9. Bintik merah kecil di kulit

10. Sesak napas

11. Sering keluar keringat yang berlebihan, lebih-lebih pada malam hari

12. Batuk dan sakit tenggorokan

13. Kejang

14. Sakit kepala

Cara Pengobatan: Kemoterapi, Terapi Radiasi atau… 

Jika bapak ibu (ortu) mengetahui gejala leukimia seperti disebutkan di atas, hendaknya segera membawa anak Anda ke dokter. Tetapi, penanganan medis baru diberikan jika sudah diketahui jenis apa kanker darah yang diderita.

Umumnya, pengobatan medis untuk anak adalah kemoterapi dengan obat-obatan anti-kanker. Selain itu dilakukan terapi radiasi berkekuatan tinggi untuk membunuh sel kanker.

Jika kemoterapi atau terapi radiasi kurang efektif, maka akan dilakukant transplantasi sumsum tulang belakang.

Cara Mencegah Leukimia pada Anak

Cara terbaik tentu saja mencegah kanker darah. Ya, mencegah memang lebih baik daripada mengobati, kata pepatan lama.

Caranya sangat mudah. Yakni, berikan makanan bergizi seperti pisang, jeruk, kunyit, brokoli, dan kembang kol. Itulah cara mencegah kanker darah (leukimia) pada anak.

Pisang mengandung posatium dan kalium yang tinggi. Bisa mencegah leukimia. Kalium juga bisa membantu mempercepat penyembuhan kanker.

Jeruk mengandung vitamin C yang tinggi. Bisa menurunkan risiko kena kanker darah pada anak dan menghambat penyebaran kanker anak ke seluruh tubuh.

Baca – 11 Sayuran Bisa Mencegah Anda Kena Kanker

Kunyit mengandung zat anti-inflamasi dan bakteri. Efektif mencegah kanker darah pada anak .

Brokoli mengandung senyawa alami, yakni sulforaphane. Bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membunuh semua senyawa karsinogen penyebab kanker.

Kembang kol satu keluarga dengan brokoli. Maka, khasiatnya adalah sama. Bisa mencegah terjadinya leukimia pada anak berkat adanya zat sulforphane.

Sekian. Semoga artikel leukimia atau kanker darah pada anak ini bermanfaat untuk Anda semua.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website