Sariawan di Lidah, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Diposting pada

PERNAH menderita sariawan di lidah? Tentu tidak nyaman menderira sakit sariawan di lidah. Ketika mengonsumsi makanan, lidah yang terkena sariawan akan merasa sakit tersenggol oleh makanan yang sedang Anda kunyah.

Akibatnya, Anda tidak bisa menikmati lezatnya makanan yang Anda konsumsi. Bahkan, Anda tidak bisa mengunyah makanan dengan baik.

Padahal, mengunyah makanan dengan baik sangat penting untuk membantu tugas pencernaan yang harus memproses makanan dari bentuk kasar menjadi halus.

Maka, penderita sariawan lidah disarankan tidak mengonsumsi makanan keras. Tetapi, memilih makanan yang lunak sehingga melancarkan proses makanan di pencernaan.

Ada 3 Jenis Sariawan

Apakah sariawan lidah? Berapa jenis sariawan lidah?

Sariawan lidah adalah sariawan (stomatitis aftosa, canker sore) yang terjadi di bagian lidah.
Selain di lidah, sariawan ini juga bisa terjadi di bagian dalam pipi atau bibir dan permukaan gusi.

sariawan di lidah

(foto:tokoacepherbal.com)

Sariawan yang tumbuh dapat berjumlah satu atau lebih. Sariawan bukan penyakit menular. Bahkan, bisa sembuh sendiri dalam 1 – 2 minggu.

Jadi, jika Anda sekarang menderita sariawan lidah atau sariawan lainnya, tidak perlu panik. Untuk menghindari rasa sakit saat makan, ya pilih saja makanan yang lembut seperti bubur.

Tetapi, jika Anda ingin sariawan segera sembuh sehingga bisa mengonsumsi makanan apa pun dengan nyaman, Anda perlu segera mengobatinya.

Baik dengan obat medis, obat herbal atau obat tradisional. Jika malas mengobati, ya biarkan saja. Nanti kan sembuh sendiri.

Ada tiga jenis sariawan yang perlu Anda ketahui. Yakni:

1. Sariawan Kecil

Kebanyakan sariawan yang terjadi dalam masyarakat adalah sariawan kelompok ini. Yang sering terjadi adalah sariawan berbentuk oval, tepi merah dan ukurannya kecil.

Sariawan jenis ini dapat sembuh sendiri setelah satu atau dua minggu muncul sariawan. Bahkan tanpa bekas luka.

2. Sariawan Berukuran Besar

Sesuai dengan sebutannya, bentuk sariawan yang ini tentu lebih besar. Bulat dengan ada tepian yang jelas. Tetapi, jika bentuk sariawan lebih besar lagi, malah tanpa tepian.

Sariawan besar ini menimbulkan rasa yang sangat sakit. Bahkan, rasa sakitnya bisa lebih lama. Bisa lebih dari 6 minggu. Selain itu, setelan sariawan sembuh, pada lidah terdapat bekas luka.

3. Sariawan Herpetiform

Sariawan herpetiform ini langka. Artinya jarang terjadi. Ukuran dari sariawan jenis ini sangat tipis. Luka sariawan tidak hanya 1 atau 2, tetapi bisa 10-100 luka.

Adakalanya sariawan hanya satu luka tetapi ukurannya besar. Sariawan ini bisa sembuh dalam 1 – 2 minggu tanpa ada bekas.

Penyebab Sariawan di Lidah

Apa saja penyebab sariawan lidah?

Penting mengetahui penyebab sariawan lidah. Biar tidak terkena sakit sariawan, Anda sebaiknya menghindari penyebab sariawan di lidah.

1. Jamur Berlebih di Mulut

Adanya jamur di mulut bisa menjadi penyebab sariawan di lidah. Jamur oral thrush namanya. Jamur membentuk lapisan bercak-bercak di pipi bagian dalam, termasuk di lidah.

Jika tidak diatasi dengan baik, maka bercak-bercak putih itu akan menjadi sariawan. Oral thrush juga bisa mengakibatkan adanya retakan di sudut mulut, lidah tidak merasakan sesuatu dan mulut kering.

2. Lidah Tergigit

Anda pernah mengalami lidah tergigit?

Terkadang gigitan bisa membuat lidah terluka cukup dalam dan akhirnya terjadilah sariawan pada lidah. Tentu saja, kejadian itu tidak sengaja.

Cara menggosok gigi dengan cara tidak tepat juga bisa menyebabkan luka di lidah. Bisa juga luka lidah terjadi akibat cara menyikat gigi. Umumnya lidah tergigit terjadi saat Anda makan.

3. Sensitif terhadap Makan Tertentu

Penyebab sariawan di lidah yang lain adalah lidah sangat sensitif pada makanan tertentu. Terjadi iritasi pada permukaan lidah. Beberapa makanan yang harus Anda hindari karena bisa menyebabkan sariawan, antara lain coklat, kopi, keju, kacang-kacangan, makanan pedas atau asam.

4. Sensitif terhadap Bahan Kimia

Jika lidah Anda sensitif terhadap pasta gigi atau obat kumur tertentu, maka hindari penggunaan pasta gigi atau obat kumur itu.

Biasanya itu terjadi karena pasta gigi dan obat kumur mengandung zat kimia (sodium lauryl sulfate). Efeknya, Anda akan menderita sariawan di lidah jika tetap menggunakan pasta gigi dan obat kumur.

5. Kekebalan Tubuh yang Menurun

Kekebalan tubuh yang menurun juga bisa membuat lidah terkena sariawan. Kekebalan tubuh terbangun oleh sekelompok sel, protein, jaringan, dan organ khusus.

Kesemuanya bekerja sama melawan segala hal yang berbahaya bagi tubuh. Itulah yang dinamakan sistem imun.

Bagaimana Cara Mengobati Sariawan di Lidah?

Cara terbaik bagi Anda tentu saja mencegah terjadinya sariawan di lidah. Anda harus menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan terjadi penyakit sariawan di mulut.

Tetapi, jika sariawan telah terjadi pada lidah Anda, maka Anda sebaiknya segera mengobatinya. Dengan cara itu, Anda bisa segera bebas dari deraan sariawan. Sariawan bisa merepotkan.

Untuk mengobati sariawan lidah, apa yang harus Anda lakukan?

Banyak cara bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Menggunakan Obat De Lemon (Delemon).

Obat herbal ini efektif untuk mengatasi sariawan lidah (mulut). Bentuknya berupa minuman multivitamin yang terbuat dari sari jeruk lemon asli dan dipadukan dengan royal jelly.

Mengandung Vitamin C yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi teratur, obat cair ini bisa melindungi tubuh Anda dan berfungsi sebagai antioksidan.

Selain mengatasi penyakit sariawan, obat herbal ini juga bisa menjaga kesehatan jantung, mengatasi darah tinggi, sakit demam, panas dalam, batuk berdahak, radang tenggorokan, melancarkan pencernaan, dsb.

Harga satu botol isi 500 ml adalah Rp 100 ribu.

2. Obat Sariawan Propolis SM

Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal ini untuk menyembuhkan sariawan. Banyak manfaat kesehatan dengan mengonsumsi obat herbal ini. Sekali minum cukup 2 – 3 tetes propolis yang dicampur dengan air putih.

Manfaat kesehatan lainnya dengan obat sariawan ini adalah mengatasi bibir pecah-pecah, sariawan, bercak putih di mulut, radang mulut, jerpes oral, kanker mulut, mulut kering, lidah bengkak, dsb. Harga Rp 115.000/botol.

3. Obat Sariawan Cooling 5 Spray

Cara mengobati sariawan lidah lainnya adalah menggunakan obat semprot Cooling 5 Spray. Obat herbal ini merupakan antiseptik yang bisa membasmi kuman-kumat di mulut.

Obat sariawan ini juga digunakan untuk menyembuhkan sakit tenggorokan, sakit pada lapisan mulut dan gusi, sariawan, tenggorokan kering dan serak serta bau mulut yang tak sedap.

Cara menggunakan obat sariawan ini dengan disemprotkan 2 – 3 semprot sekali pakai ke arah lokasi yang sakit. Bisa diulangi tiap 3 jam sekali. Harga Rp 30 ribu/botol isi 15 ml.

4. MIX SAGA, Obat Tetes Sariawan dari Daun Saga

Ini juga obat sariawan yang dibuat dari bahan utama daun saga. Berkhasiat mengobati sariawan, mengobati sakit tenggorokan, batuk dan panas pada anak-anak. Obat tetes ini rasanya manis. Harganya Rp 40 ribu/botol.

5. Disfagia QnC Jelly Gamat

Obat sariawan ini berupa cairan setengah padat. Terbuat dari ekstrak teripang emas murni 100% ditambah dengan meldepratum.

Selain obat sariawan, Jelly Gamat juga berkhasiat untuk mengobati sakit panas dalam, difteri, bibir kering, bibir pecah-pecah, bau mulut, tenggorokan panas, luka di mulut, dsb.

Harga Jelly Gamat ini Rp 154.000/botol isi 300 ml.

6. Obat Herbal Murah

Anda juga bisa memilih obat herbal sariawan di mulut dengan harga sangat murah. Antara lain:

Delixia 48’s : Satu botol isi 48 tablet. Khasiatnya meredakan panas dalam, menyembuhkan sariawan, radang tenggorokan, sulit buang air besar, dsb. Harga Rp 14.900/botol.

– Prosagi: Mengobati sariawan, sakit gigi berlubang, gusi bengkak, dsb. Bahan pembuatan dari sirih (piper betle oil), propolis, minyak habbatussauda, dll. Harga Rp 31.000 /isi 6 ml.

– Super Grees Plus: Mengobati sariawan sampai tuntas dengan cepat, membersihkan daerah kewanitaan, mencuci sayuran dan buah biar segar, dsb. Harga Rp 28.500.

Penutup

Sariawan di mulut bukan penyakit berat. Tetapi, sangat merepotkan jika Anda terkena sariawan. Makan tidak enak, tidur pun tidak bisa pulas.

Cara terbaik tentu dengan menyembuhkan segera penyakit sariawan. Selain itu, juga melakukan pencegahan dengan membuat tubuh kita selalu sehat.